Selain Pawai Barongsai, Ada Bazar Cap Go Meh Kota Sukabumi 9-11 Februari

Rabu 08 Februari 2023, 15:17 WIB
Boneka barongsai. Selain atraksi budaya perayaan cap go meh Kota Sukabumi juga akan dimeriahkan bazaar UMKM (Sumber: sukabumiupdate/saddam)

Boneka barongsai. Selain atraksi budaya perayaan cap go meh Kota Sukabumi juga akan dimeriahkan bazaar UMKM (Sumber: sukabumiupdate/saddam)

SUKABUMIUPDATE.com - Perayaan Cap Go Meh di Kota Sukabumi dipastikan tidak hanya menampilkan atraksi dan pawai barongsai. Akan ada bazar cap go meh yang menghadirkan banyak produk lokal Sukabumi, selama tiga hari mulai 9 hingga 11 Februari 2023.

Bazar ini akan memastikan Cap Go Meh Imlek 2023 di Kota Sukabumi semakin semarak. Tenda-tenda bazar sudah terpasang mengelilingi lapang Danalaga Square di Jalan Pajagalan, Warudoyong Kota Sukabumi.

Ajang belanja ini akan berlangsung mulai tanggal 09 Februari hingga 11 Februari 2023, dibuka pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB. Wisata belanja imlek ini akan menghadirkan beragam produk UMKM Sukabumi, baik kuliner maupun lainnya.

Baca Juga: Cap Go Meh: 11 Februari 2023 Ada Pawai Barongsai di Kota Sukabumi, Cek Rutenya

Kepala Museum Tionghoa Sukabumi, Irman Firmansyah mengatakan, bazar Cap Go Meh 2023 melibatkan beberapa pihak yaitu pihak dari Danalaga Square, Pihak Yayasan Dapuran Kipahare, Museum Tionghoa, dan pelaku UMKM dari area Odeon dan Kota Sukabumi.

“Koordinator bazar adalah tim dari Odeon Kampung naga. Ini kali kedua Bazar Cap Go Meh berlangsung di Kota Sukabumi. Daya tarik pariwisata yang sempat terhenti karena pandemi covid-19. Ajang ini juga menjadi pendongkrak perekonomian rakyat khususnya UMKM” ucapnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (8/2/2023).

Menurut Irman, pembukaan Bazar Cap Go Meh rencananya akan dimeriahkan dengan acara debus dan tarian adat Sunda, namun masih dalam tahap konfirmasi, Selain itu ada penampilan violin, sulap dan angklung di depan Vihara Widhi Sakti.

Baca Juga: Banyak yang Tanya Kapan? Simak Rencana Atraksi Barongsai Cap Go Meh di Sukabumi

Stand-stand penjualan produk UMKM ini mendukung rangkaian keseluruhan dari perayaan Cap Go Meh di Kota Sukabumi. Keberadaannya lanjut Irman tidak terlepas dan selalu mengikuti agenda perayaan dari pengurus Vihara Widhi Sakti.

“Sekarang saja sudah ada 60 Stand yang terisi oleh teman-teman UMKM, mungkin nanti juga ada beberapa stand dari Yayasan Dapuran Kipahare, kita sediakan mungkin maksimal sampai 100 stand, baik pameran maupun jualan, lanjut Irman.

Mulai dari beragam kuliner seperti cemilan, makanan berat, oleh-oleh, stand hiburan seperti persewaan pakaian, dan lain-lain, :Itu yang sudah kita rencanakan untuk diadakan,” Beber Irman.

Baca Juga: Mengenal Gie Sai, Barongsai Singa Hitam Ikon Imlek dan Vihara Widhi Sakti Sukabumi

Ia berharap, acara ini bisa menjadi event besar dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat kota Sukabumi.

“Kita ingin acara ini menjadi event nasional seperti di Bogor dikarenakan perayaan Cap Go Meh di Kota Sukabumi merupakan acara terbesar dan menjadi acara penutup diantara kota-kota lain sejak zaman dahulu. Karena itu acara ini diharapkan bisa menjadi event nasional dan mengangkat potensi ekonomi dan pariwisata sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Sukabumi,” Kata Irman.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan perkumpulan barongsai akan menggelar atraksi jalanan atau pawai di Kota Sukabumi Jawa Barat pada, hari Sabtu 11 Februari 2023. Atraksi budaya yang menjadi penutup rangkaian acara tahun baru Imlek 2574 Kongzili di Kota Sukabumi, yang biasa dikenal dengan nama Cap Go Meh.

Baca Juga: Cerita Penjual Topeng dan Barongsai Mini di Sukabumi, Raup Rp200 Ribu per Hari

Vihara Widhi Sakti di jalan Pajagalan, sebagai pusat perayaan Imlek Kota Sukabumi, memastikan ada pawai atraksi dari banyak perkumpulan barongsai dan liong pada perayaan Cap Go Meh 2023.

Perayaan Cap Go Meh 2023 akan berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu 10-11 Februari, lanjut Jimmy Ong. Di hari Jum’at acara ritual di dalam vihara yang dikhususkan bagi umat saja, “Tapi warga bisa ikut menyaksikan dan biasanya banyak yang hadir karena Joli-Joli sudah terpasang.”

Selanjutnya pawai budaya Cap Go Meh 2023 pada 11 Februari yang akan dimulai pukul 10.00 WIB. Tak hanya Barongsai Gie Sai saja akan tampil dalam Cap Go Meh 2023, sejumlah perguruan barongsai yang terdaftar hingga saat ini sudah ada 10 group.

Reporter: Saddam (Kontributor)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Sehat13 Juni 2024, 20:00 WIB

4 Langkah Penting yang Harus Anda Lakukan Setelah Didiagnosis Pradiabetes

Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan.
Ilustrasi - Didiagnosis pradiebetes bukanlah alkhir dari segalanya dan Anda pun dapat hidup sehat dan senang di masa depan. (Sumber : Freepik.com).
Sehat13 Juni 2024, 19:45 WIB

Bolehkah Ngemil Saat Diabetes? Inilah 9 Camilan Sehat Ramah Kadar Gula Darah

Mengelola kadar gula darah ketika sedang terkena diabetes memanglah tidak mudah. Apalagi bagi mereka yang senang ngemil dan selalu perlu camilan.
Ilustrasi Penderita diabetes tetap bisa ngemil dengan camilan sehat ramah kadar gula darah (Sumber : Freepik.com/@8photo)