TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Pesona Cipanas Sukarame, Sumber Air Panas Alami Selain Geyser Cisolok Sukabumi

Reporter sukabumiupdate.com mengunjungi lokasi Cipanas Sukarame yang terletak di tengah lembah Gunung Peti dan Cijangkorang di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Jumat 18 Nov 2022, 15:17 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, ternyata memiliki sumber mata air panas lain selain Geyser Cipanas Cisolok. Lokasinya berada di Kampung Cipanas RT 03/04 Desa Sukarame atau kurang lebih berjarak 27 kilometer dari pusat kota Palabuhanratu.

Reporter sukabumiupdate.com pada Kamis, 17 November 2022, berkesempatan mengunjungi lokasi air panas yang terletak di tengah lembah antara Gunung Peti dan Cijangkorang itu.

Akses menuju lokasi tersebut dapat ditempuh dengan waktu setengah jam dari pertigaan Cimaja (Jalan Cirenik), namun kawasan ini masih membutuhkan sentuhan pembangunan, khususnya insfrastruktur jalan yang memadai.

Setibanya di lokasi, hamparan sawah luas menjadi pemandangan yang memanjakan mata. Aroma belerang yang khas juga tercium. Terlihat uap-uap air mengebul di titik-titik utama keluarnya air panas di lokasi tersebut. 

Namun, belum adanya jembatan penyeberangan menuju titik itu membuat pengunjung harus menyeberangi arus aliran Sungai Sukarame dari jalan desa, tempat pengunjung memarkirkan kendaraan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, suhu air di titik utama keluarnya air panas alami di lokasi tersebut bisa mencapai 60 derajat celcius lebih sehingga masyarakat atau pengunjung dianjurkan untuk berendam menikmati khasiat air panas di aliran Sungai Sukarame yang berada di seberangnya.

“Kemunculan air panas di kampung ini dari dulu juga ada, sebelum saya lahir. Khasiatnya bisa menghilangkan pegal-pegal, capek, penyakit kulit hingga gatal-gatal,” ujar S Widana (36 tahun), warga sekitar yang memandu reporter sukabumiupdate.com ke lokasi titik utama air panas.

Widana menuturkan sumber mata air panas tersebut berasal dari Gunung Peti, lalu muncul dari celah bebatauan lahan persawahan milik desa atau tanah bengkok yang kemudian mengalir ke Sungai Sukarame di sebelahnya.

“Sebenarnya ada tIga titik air panas yang mengalir di sungai yang sama, namun titik air panas yang paling besar di sini,” tuturnya.

Menurut dia, meski terkendala akses jalan, namun sumber air panas ini sudah banyak dikunjungi wisatawan. Kebanyakan, mereka mengetahui lokasi yang disebut “Cipanas Sukarame” ini dari internet.


Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x