Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Jual Sembako Murah di Bazar Tani Ramadan

Senin 27 Mei 2019, 06:54 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menggelar Bazzar Tani Ramadan di sekitaran Gelanggang Olah Raga (GOR) Cisaat, Kabupaten Sukabumi, dari 27 hingga 28 Mei 2019. Sebanyak 54 stand produk-produk bahan pokok seperti daging, sayuran, rempah-rempah dan lainnya, dijual oleh para petani dengan harga yang cukup murah.

BACA JUGA: Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Serahkan Bantuan 30 Unit Traktor Tangan untuk Poktan

"Alhamdulillah, sangat ramai terutama banyak ibu-ibu yang belanja ke sini. Intinya, kita ingin membantu masyarakat mendapatkan sembako murah. Selain itu, masyarakat sebagai pembeli bisa membeli berbagai produk hasil pertanian, peternakan dan olahan ini dari para petaninya langsung," kata Ketua Pelaksana, Ayep Sutiana kepada sukabumiupdate.com, Senin (27/5/2019).

Ayep menuturkan, pihaknya ingin memutus rantai pasar yang selama ini banyak merugikan para petani. Menurutnya, fakta di lapangan memang sangat memberatkan para petani, ketika mereka (petani) menjual hasil panennya  ke para tengkulak dengan harga yang murah, namun di jual ke masyarakat dengan harga yang sangat mahal.

"Kita ingin para petani sejahtera, masyarakat sebagai pembeli juga tidak dirugikan oleh harga yang mahal. Intinya semua harus sama-sama diuntungkan," tandasnya.

BACA JUGA: Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Siapkan Ribuan Lahan Penanaman Kedelai

Pantauan sukabumiupdate.com di bazzar tani ramadan ini, memang betul sejumlah harga bahan pokok yang ditawarkan terhitung cukup murah dibandingkan dengan harga-harga di pasaran. 

Harga beras premium 5 kilogram dijual dengan harga Rp 45 ribu, beras merah 5 kilogram dijual dengan harga Rp 55 ribu, bawang putih Rp 17 ribu per 500 gram, kentang Rp 9 ribu per 500 gram, cabai rawit Rp 5 ribu per 500 gram, gula Rp 13 ribu per kilogram dan minyak Rp 12 ribu per liter, telur ayam Rp 20 ribu per kilogram, daging sapi (paha) Rp 98 ribu per kilogram, daging sapi (lamusir) Rp 88 ribu perkilogram, hati sapi Rp 50 ribu per kilogram, kaki sapi Rp 50 ribu per kilogram, ikan nila besar Rp 40 ribu per kilogram dan ikan nila sedang Rp 25 ribu per kilogram.

Bazzar Tani Ramadan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dibuka sejak pukul 08.00 WIB - 16.00 WIB. Bazar tersebut dibuka hanya dua hari saja, jadi untuk masyarakat khususnya ibu-ibu, ayo buruan merapat ke Bazzar Tani Ramadan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi yang digelar di sekitaran GOR Cisaat Kabupaten Sukabumi, 27-28 Mei 2019.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Life14 Juni 2024, 07:00 WIB

11 Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna

Kunci utama adalah menemukan rutinitas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda.
Ilustrasi. Kebiasaan Orang Sukses di Pagi Hari yang Membuat Hidupnya Terlihat Sempurna (Sumber : Pexels/MikhailNilov)
Food & Travel14 Juni 2024, 06:00 WIB

5 Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah!

Penderita kolesterol sebaiknya memilih makanan yang tinggi serat seperti oats, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian untuk membantu mengurangi kolesterol.
Ilustrasi. Ilustrasi. Resep Menu Makan Pagi Ramah Kolesterol, Sarapan Sehat dan Simpel di Rumah! (Sumber : Pexels/RFStudio)
Science14 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 14 Juni 2024, Sukabumi Siang Hingga Malam Berpotensi Hujan

Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca Sukabumi hari ini dan sekitarnya pada 14 Juni 2024, berpotensi mengalami hujan pada siang hari hingga dini hari. (Sumber : Freepik)
Jawa Barat13 Juni 2024, 23:30 WIB

Terima 150 Aduan, Ombudsman Ungkap Potensi Kecurangan di PPDB Jabar 2024 Tahap 1

Ombudmsan menerima 150 aduan dari masyarakat tentang PPDB Jabar 2024 tahap 1 tingkat SMA/SMK. Ditemukan adanya potensi kecurangan.
Ilustrasi. Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB Jabar 2024. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi13 Juni 2024, 21:55 WIB

Harapan DPRD untuk Kades di Sukabumi yang Masa Jabatannya Diperpanjang Dua Tahun

Paoji menekankan bahwa perpanjangan masa jabatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kades untuk meningkatkan kinerja.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Paoji Nurjaman. (Sumber : Dok. SU)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:31 WIB

Sungai Cipangasahan Dangkal dan Sempit, Puluhan Jiwa Terancam Banjir di Cibadak Sukabumi

5 unit rumah warga yang dihuni 5 KK 30 jiwa di Cibadak Sukabumi terdampak banjir akibat luapan Sungai Cipangasahan pada Rabu 12 Juni 2024.
Aliran anak Sungai Cipangasahan yang menyempit dan alami pendangkalan mengakibatkan bencana banjir di Desa Sukasirna, Cibadak Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi13 Juni 2024, 21:28 WIB

SPI Sukabumi Soal Penyerahan 31 Hektar Tanah HGU Suka Karet: Pelepasan atau Plasma?

Serikat Petani Indonesia (SPI) Sukabumi menyikapi penyerahan tanah HGU PT. Perkebunan Karet Suka Karet seluas 31 Hektar di Desa Bantarkalong Kecamatan Warungkiara.
Rozak Daud, Ketua SPI Sukabumi. | Foto: Sukabumi Update
Sehat13 Juni 2024, 21:00 WIB

9 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Asam Lambung, Dijamin Efektif!

Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.
Ilustrasi - Dengan mengikuti panduan ini dan memilih metode yang paling sesuai untuk Anda, gejala asam lambung dapat dikelola secara efektif dan alami.(Sumber : Freepik.com).
Sukabumi13 Juni 2024, 20:29 WIB

Tingkatkan Pengairan, UPTD Pertanian Cicurug Perbaiki 6 Saluran Irigasi di Sukabumi Utara

Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug, Hasari menyatakan bahwa saat ini para petani membutuhkan pengairan yang baik. Oleh karenanya monitoring dan perbaikan irigasi menjadi prioritas saat ini.
Hasari, Kepala UPTD Pertanian Wilayah III Cicurug di kantor UPTD, Kamis (13/6/2024) | Foto : Ibnu Sanubari
Aplikasi13 Juni 2024, 20:08 WIB

Di Sukabumi, Menteri Teten Ungkap Potensi Ancaman Aplikasi Temu asal Cina Bagi UMKM

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki bicara ancaman kehadiran aplikasi Temu yang berpotensi mengganggu pasar produk dalam negeri dan UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat ditemui di Kota Sukabumi pada Kamis (13/6/2024). (Sumber : SU/Asep Awaludin)