Sudah Empat Tahun Tangkapan Nelayan Tradisional Ujunggenteng Kabupaten Sukabumi Terus Merosot

Rabu 15 Februari 2017, 12:23 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Nelayan tradisional di Pantai Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, sejak dua bulan terakhir ini terpaksa menganggur, tidak bisa melaut. Kondisi perairan Selatan Indonesia, khususnya Jawa Barat yang terus didera badai dan gelombang tinggi membuat nelayan kapal congkreng (kecil) memilih parkir perahu.

Para nelayan yang tidak andon atau pindah area pencarian ikan di laut Cilacap, Jawa Tengah, memilih menghabiskan waktu dengan memperbaiki kapal atau alat tangkap ikan. Kapal-kapal tertambat dipinggir perairan, bahkan sebagian besar kapal congkreng ditarik ke darat untuk proses perbaikan.

“Eweuh nu berani melaut, gelombang di tengah sampai lima meter, angin hujan. Ikan na oge eweuh. Paling aya hiji dua, eta ge nu nekad bari neangan ikan di pasisian,” jelas Uchu (38), salah seorang nelayan kapal congkreng di Pantai Ujunggenteng.

BACA JUGA:

Kapal Rumpon Nelayan Dikabarkan Hilang di Perairan Kabupaten Sukabumi

Derita Nelayan Palabuhanratu Pascabanjir Sungai Cipalabuan

Sebulan Terakhir Nelayan Ujunggenteng Pilih Parkirkan Perahu

Kepada sukabumiupdate.com, Rabu (16/2), Uchu menegaskan bahwa saat ini memasuki packelik atau musim angin Barat. “Pernah maksakeun teu melaut teu bisa jauh, malah teu meunang nanaon. Rugi solar jeung biaya nu sanesna,” lanjut Uchu.

Ikan layur yang menjadi salah satu andalan nelayan Ujunggentengpun saat ini hasil tangkapannya terus berkurang. Data Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kelautan menyebutkan, tren penurunan hasil tangkapan nelayan tradisional mulai terjadi sejak 2013 hingga saat ini.

“Tantangan nelayan tradisional itu mereka nggak bisa jauh karena memang daya jangkau kapalnya juga terbatas. Sejak 2013 keberadaan ikan layur yang selama ini jadi andalan Ujunggenteng terus berkurang,” jelas Kepala UPTD, Sholehudin kepada sukabumiupdate.com, Rabu.

Menurut Sholehudin, 70 persen dari 1.357 nelayan Ujunggenteng saat ini, tidak bisa melaut karena cuaca buruk. Dari seluruh jumlah nelayan tersebut, yang menggunakan kapal perahu congkreng sebanyak 415 unit, kapal motor 27 unit, dan perahu mesin gantar sebanyak 30 unit.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life03 Mei 2024, 09:30 WIB

Simpel Tapi Penting, Ini 7 Etika Ditraktir Orang yang Tidak Boleh Diremehkan

Terkadang seseorang lupa menggunakan etika yang baik saat ditraktir teman. Oleh karenanya penting diperhatikan apa saja yang harus diperhatikan saat ditraktir orang lain.
Ilustrasi. Etika saat ditraktir orang lain. Sumber foto : Pexels/Nicole Michalou
Cek Fakta03 Mei 2024, 09:08 WIB

Hoaks! Pfizer Minta Maaf Setelah Banyak yang Tewas karena Vaksin Covid-19

Pfizer memohon maaf atas satu twit dari pegawainya yang mempromosikan vaksin saat produk itu belum mendapat izin di Inggris.
(Foto Ilustrasi) Beredar informasi hoaks berisi narasi yang mengeklaim Pfizer memohon maaf terkait vaksin Covid-19 yang mereka buat dan edarkan. | Foto: Pixabay
Sehat03 Mei 2024, 09:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Daun Mangga yang Efektif untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Daun mangga dapat menjadi obat untuk menurunkan kadar gula darah tinggi.
Ilustrasi - Daun mangga dapat menjadi obat untuk menurunkan kadar gula darah tinggi. (Sumber : Pixabay.com/@ignartonosbg).
Sukabumi03 Mei 2024, 08:51 WIB

Ditinggal Nonton Timnas vs Irak, Gudang dan Rumah Kebakaran di Purabaya Sukabumi

Adi meninggalkan lokasi pembakaran untuk menonton timnas Indonesia U-23.
Kebakaran gudang dan rumah di Kampung Cigembong RT 34/03 Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Kamis malam, 2 Mei 2024. | Foto: Istimewa
Life03 Mei 2024, 08:30 WIB

6 Sikap Orang Tua yang Cepat atau Lambat Akan Merusak Mental Anak

Menjadi orang tua memang berat dan tidak mudah, terlebih dalam mendidik anak. Karena sekali salah sikap kepada anak, pengaruhnya bisa merusak mental.
Ilustrasi. Sikap orang tua yang merusak mental anak. Sumber foto : Pexels/Jonathan Borba
Bola03 Mei 2024, 08:21 WIB

Kalah dari Irak, Begini Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade Paris 2024

Irak menyamakan kedudukan melalui tandukan Zahid Taahsen pada menit ke-27.
Pemain timnas Indonesia U-23 saat bertemu Irak pada laga perebutan tempat ketiga terbaik Piala Asia U-23 2024 di Abdullah Bin Khalifa Stadium, Kamis, 2 Mei 2024. | Foto: PSSI
Sehat03 Mei 2024, 08:00 WIB

10 Camilan Sehat yang Direkomendasikan untuk Penderita Asam Urat

Berikut Daftar Camilan Sehat yang Direkomendasikan untuk Penderita Asam Urat. Aman Dikonsumsi!
Jeruk Lemon. Camilan Sehat yang Direkomendasikan untuk Penderita Asam Urat. (Sumber : Pexels/LisaFotios)
Life03 Mei 2024, 07:00 WIB

10 Tips Membahagiakan Diri Sendiri Saat Pikiran Tidak Tenang

Jika Anda merasa terus-menerus tidak stabil secara emosional, penting untuk mencari dukungan dari profesional kesehatan mental agar menemukan kebahagiaan diri sendiri.
Ilustrasi. Tips Membahagiakan Diri Sendiri Saat Pikiran Tidak Tenang (Sumber : Pexels/PragyanBezbaruah)
Food & Travel03 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Air Jeruk Lemon untuk Menurunkan Kolesterol, 8 Langkah Simpel!

Begini Cara Membuat Air Jeruk Lemon untuk Menurunkan Kolesterol, Ternyata Langkah-langkahnya Simpel!
Ilustrasi. Cara Membuat Air Jeruk Peras untuk Menurunkan Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science03 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 3 Mei 2024, Termasuk Sukabumi, Cianjur dan Bogor

Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat 2 Mei 2024 dimana cuaca berawan berpotensi terjadi di berbagai wilayah termasuk Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi. Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat 2 Mei 2024 dimana cuaca berawan berpotensi terjadi di berbagai wilayah termasuk Sukabumi dan sekitarnya. | Foto: Pixabay