SUKABUMIUPDATE.com - Herrie Setyawan mengemban tugas berat untuk memimpin PERSIB setelah ditinggal pelatih kepala Djadjang Nurdjaman. Kondisi itu tak dipungkiri membuatnya sempat tertekan dan terbebani.
Beruntung, peran keluarga membuat beban yang dipikul tak terlalu berat. Selain itu, rekan-rekannya sesama pelatih, para pemain dan manajemen yang terus memberikan dukungan membuatnya mampu menghadapi itu semua.
"Masih ada tegang, dan itu manusiawi. Tapi bagaimana kita berusaha untuk keluar dari rasa tegang itu. Keluarga, tim dan manajeman yang selalu mendukung juga meringankan beban juga," kata Jose.
Ia membeberkan, sempat diliputi rasa gelisah sebelum laga meLawan Persija Jakarta lalu. Mengingat selalu ada gengsi jika kedua tim bertemu. Apalagi hasil 1-1 tak sesuai harapan Bobotoh dan saat itu, peran keluarga begitu sangat besar menyemangatinya untuk tetap tegar.
Hingga akhirnya PERSIB mampu mengalahkan PS TNI dengan skor 3-1, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, akhir pekan lalu.
"Keluarga yang selalu membesarkan hati saya. Saya merinding sekali. Mereka benar-benar bisa bikin saya percaya diri," ucapnya.
Peran Bobotoh yang selalu memberikan dukungan buat tim juga membuat Herrie selalu bertekad bermain maksimal. Dia bertekad untuk mendongkrak posisi timnya saat ini.
"Mohon dukungan juga buat Bobotoh. Karena kalian adalah napas kami, PERSIB sangat perlu dukungan sportif kalian," tambahnya.
Sumber: Persib.co.id