SUKABUMIUPDATE.com – Sejumlah titik ruas jalan di Kota Sukabumi kondisinya terbilang rusak berat. Saat ini Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mempercepat penanganannya dengan melakukan penunjukan langsung (PL) sebagai rekanan mengerjakan perbaikannya. Â
"Kita pakai sistem kontrak, karena SIRUP (sistem informasi rencana umum pengadaan-red) sudah ada. Aturannya, jika SIRUP sudah ada, maka kita bisa tunjuk perusahaan yang akan mengerjakannya," terang Kepala Dishub, Abdul Rachman kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/2).Â
PL pihak rekanan tidak perlu melalui proses lelang. Pasalnya, besaran anggarannya di bawah Rp200 juta. "Nanti bayarnya bisa belakangan. Jadi kita tidak menggunakan dana talangan," tambah Abdul.
Ditambahkannya, tidak semua pengerjaan itu dilaksanakan dengan cara PL. Dishub memprioritaskan penanganan kerusakan infrastruktur jalan karena untuk kepentingan masyarakat. Â "Kita menunjuk langsung rekanan itu untuk hal yang urgent, " sebutnya.Â
Pengerjaan dilakukan per kecamatan. Satu kecamatan mendapatkan alokasi penanganan infrastruktur jalan lebih kurang sebesar Rp200 juta.Â
BACA JUGA:
Kota Sukabumi Ngebet Punya Road Maintenance Truck Rp1,7 Miliar
Jalan Rusak Ancam Pengguna Jalan di Kota Sukabumi
Pemkot Sukabumi Desak Swasta Ikut Benahi Jalan Rusak
"Yang harus diperhatikan saat pemeliharaan dan perbaikan jalan itu, curah hujan. Saat ini intensitasnya masih cukup tinggi," tuturnya.
Selain itu, Dishub memiliki tim Satuan Tugas (Satgas) Antijalan Bolong. Tugasnya memeriksa kondisi jalan dan melaporkan, sehingga nantinya akan ditangani langsung.
"Kita miliki program penanganan jalan itu 3x24 jam. Artinya, ketika ada laporan kerusakan jalan, dalam waktu tiga hari kita langsung perbaiki. Tapi kalau di awal tahun, biasanya akan terkendala belum cairnya anggaran. Itu masalah klasik yang terjadi setiap tahun," terangnya.
Tingginya curah hujan bisa memicu cepat rusaknya kondisi jalan. Karena itu, pengerjaan perbaikan maupun pemeliharaan jalan harus memerhatikan betul kondisi cuaca. "Cukup sulit pemeliharaan jalan saat kondisi hujan," tandas dia.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dishub, Novian Restiadi menambahkan, peningkatan infrastruktur jalan tahun ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi sebesar Rp1,4 miliar.
“Jadi masing-masing kecamatan akan mendapatkan alokasi perbaikan infrastruktur jalan sebesar 200 juta Rupiah. Salah satunya difokuskan di Jalan Pelabuhan itu menjadi konsentrasi kita. Secepatnya kita lakukan perbaikan. Mudah-mudahan program zero hole (bebas jalan berlubang-red) bisa terlaksana," pungkas Novian.
Â









