SUKABUMIUPDATE.com - Gara-gara menghisap rokok Hanoman sambil bermain PS (play station), empat remaja asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi semaput diduga keracunan. Tiga di antaranya harus mendapatkan perawatan di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Palabuhanratu karena alami pusing dan mual, sementara satu lainnya terbaring lemah di rumah.
Keempat remaja asal Kelurahan Palabuhanratu ini yang nahas ini adalah Randi (21) warga Kampung Pangsor, Andi (21), Aglis (23), dan Alit (19), ketiganya warga Kampung Badakputih.
"Kejadian kemarin, Selasa (11/1) pada saat itu Aldi membawa rokok dan memberikannya kepada tiga temannya yang sedang main PS," jelas Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Palabuhanratu, Kompol Bambang Iswanto kepada sukabumiupdate.com, Rabu (11/1).
Sebatang rokok lalu dihisap bersama secara bergantian, ketiganya langsung mengalami pusing dan mual sehingga dibawa ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan dokter, ketiga remaja tersebut mengalami keracunan.
"Efeknya tidak lama, sekitar dua jam mereka sudah membaik dan pulang ke rumahnya. Meski demikian, polisi tetap melakukan pemeriksaan terhadap Aldi. Selain dimintai keterangan, yang bersangkutan akan dites urine, " imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut Aldi mengaku, jika tembakau atau rokok jenis Hanoman tersebut dia dapatkan pada saat malam tahun baru. "Aldi mengaku rokok tersebut nemu di jalan dalam bungkus rokok bekas dan di dalamnya masih ada satu batang sehingga dia ambil," bebernya.
Setelah diperiksa dan dilakukan tes laboratorium, Aldi kemudian dilepaskan kembali oleh pihak kepolisian, lantaran terbukti negatif narkoba. Ditambah hasil pemeriksaan dokter, zat yang terkandung di dalam rokok tersebut tidak termasuk zat adiktif atau psikotropika.
"Hasil tes urine negatif dan hasil labolatorium di dalam rokok tersebut hanya ada kandungan nikotin saja. Sehingga tidak ada alasan bagi kami untuk menahan yang bersangkutan," pungkasnya.
Rokok Hanoman di dunia narkotika dikenal sebagai nama lain dari tembakau Gorila yang akhir-akhir ini santer menjadi bahan perbincangan publik. Tembakau Gorila disebut-sebut sebagai narkotika mirip ganja namun hasil olahan atau buatan.