Petani Rugi Sekitar Rp3,8 M Akibat Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi

Kamis 17 Nov 2016, 06:06 WIB
Petani Rugi Sekitar Rp3,8 M Akibat Banjir Cidolog Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.COM - Akibat terendamnya 172 hektare lahan pertanian oleh banjir bandang di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi yang terjadi pada Rabu (9/11) lalu, petani merugi hingga miliaran rupiah.

"Mayoritas lahan pertanian yang terendam banjir tersebut sudah masuk masa panen dan sebagian kecil baru tanam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Andi Kusnadi kepada sukabumiupdate.com.

Menurutnya, jika satu hektare lahan pertanian bisa panen sebanyak enam ton gabah kering panen yang jika nilai satu kilogram gabah kering panen seharga Rp3.750 per kilogram sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) maka kerugian petani sekitar Rp3,8 miliar.

Namun, perhitungan tersebut masih dalam tahap penaksiran saja, tetapi jika melihat luas lahan yang terendam banjir, maka kerugian petani akibat bencana banjir bandang tersebut sangat besar.

Ratusan hektare lahan pertanian yang terendam banjir itu berada di Desa Cidolog dan Cipamikis. Sehingga dengan kondisi seperti itu, tidak ada lahan pertanian yang berhasil diselamatkan.

Andi mengatakan, selain merendam ratusan hektare lahan pertanian, bencana ini juga menyebabkan puluhan ribu ekor ayam potong milik warga atau peternak rakyat hanyut terbawa arus banjir bandang yang disebabkan meluapnya Sungai Cidolog.

Dari perhitungan ada puluhan peternakan ayam yang hanyut terbawa arus banjir yang rata-rata setiap satu peternakan diisi oleh sekitar 15 ribu ekor ayam potong.

Sementara, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan banjir bandang menjadi perhatian khusus dari pemerintah. Apalagi dampak dari bencana ini cukup besar yang harus ditanggung oleh korban bencana tersebut.

"Kami berupaya memberikan bantuan, tetapi harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Tetapi yang terpenting saat ini penanggulangan pascabencana," katanya.

Akibat banjir bandang di Kecamatan Cidolog sebanyak 1.120 unit rumah rusak, 162 unit di antaranya rusak berat atau tidak bisa dihuni lagi, bahkan ada juga yang terbawa hanyut.

 

Editor :
Berita Terkini