Pak Bupati, Pantai Citepus Hari Ini Jadi Bahan Olok-olok

Senin 14 Nov 2016, 23:38 WIB
Pak Bupati, Pantai Citepus Hari Ini Jadi Bahan Olok-olok

SUKABUMIUPDATE.COM – Penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) di Ibu Kota Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu dinilai warga sebatas untuk memenuhi penilaian Adipura, bukan karena keluhan warga dan pengunjung.

Namun demikian, pedagang juga dibuat kesal lantaran harus sering melakukan bongkar pasang lapaknya agar Kabupaten Sukabumi bisa menyabet Piala Adipura. Seperti diungkap salah satu pemilik lapak PKL di depan Kantor Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Aji (41) mengaku, sudah berjualan selama tujuh tahun dan 14 kali bongkar pasang lapak. 

Bahkan seorang pemilik akun facebook Asyef Badrudin memposting sebuah gambar kolase ke dinding fanpage SukabumiUpdate.com, pada tanggal 12 November 2016.

Asyef Badrudin juga menambahkan kata-kata: “Bapak bupati gimana kalo sudah begini apakah harus menjadi tradisi setiap ada penilaian adipura baru lah palabuhanratu rapi dan bersih...taapi ketika itu selesai kembali semrawut...kumuh....kita punya aset wisata yang sangat indah.......tingal kita merawat nya........pedulikah kita semua terhadap keindahan..kebersihan dan kenyamanan atas aset indah yang dianugerahkan tuhan.........saya sebagai warga pelabuhanratu...sedihhhhh melihat kondisi seperti ini.”

 

Baca juga: PKL Palabuhanratu Anggap Biasa Bongkar Pasang Lapak Saat Adipura

Editor :
Berita Terkini