Gara-Gara Longsor Ruko di Cibadak, Warga Kampung Pojok Mengungsi

Sabtu 12 Nov 2016, 13:45 WIB
Gara-Gara Longsor Ruko di Cibadak, Warga Kampung Pojok Mengungsi

SUKABUMIUPDATE.COM - Warga Kampung Pojok RT 05, RW 15, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terpaksa mengungsi sejak longsor tebing pertokoan. Material longsoran menutupi arus Sungai Leuwipanjang, dan menyebabkan banjir di pemukiman warga Kampung Pojok saat debet air sungai meningkat karena hujan.

“Setiap malam sejak beberapa hari ini. Lima kepala keluarga yang rumahnya pinggir sungai, mengungsi ke rumah tetangga atau kerabatnya, karena khawatir air sungai tiba tiba naik karena adanya material longsor,” jelas Jajat Sudrajat (55) kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (12/11).

Jajat bersama puluhan warga Kampong Pojok mendatangi kantor Kecamatan Cibadak, mendesak pemerintah daerah (Pemda) untuk ambil tindakan tegas kepada pemilik ruko, karena disinyalir sudah menyalahgunakan izin peruntukan bangunan.

Warga juga mendesak agar Pemda segera membersihkan material longsor yang menutup arus Sungai Cicatih Leuwipanjang tersebut. “Jangan sampai menunggu ada korban kena banjir, baru Pemda bergerak,” lanjut Jajat.

“Kami dengar pembangunan ruko tersebut melanggar aturan, kami minta dihentikan dan pemiliknya bertanggungjawab membersihkan material longsor,” sambungnya.

Muhamad Ilham Zaenal (35), warga Kampung Pojok yang saat ini mengungsikan keluarganya ketika malam, mengaku sangat khawatir dengan kondisi sungai yang terhalang material longsor. Saat kejadian, Kamis (10/11) dinihari kemarin, rumah Jajat sempat terendam air sungai, bersama sejumlah rumah lainnya termasuk mushola.

“Kami kaget karena selama ini tidak pernah banjir walaupun sungai membesar. Pas kita cek ternyata ada material longsoran menghalangi arus air, sehingga meluap ke pemukiman kami,” jelasnya.

Ilham juga menambahkan, warga sekitar yang terpaksa mengungsi ada lima kepala keluarga, atau terdiri dari 16 jiwa.

Editor :
Berita Terkini