Pemkab Sukabumi Kerahkan Mobil Damkar Bersihkan Sisa Banjir Bandang di Cidolog

Sabtu 12 Nov 2016, 07:58 WIB
Pemkab Sukabumi Kerahkan Mobil Damkar Bersihkan Sisa Banjir Bandang di Cidolog

SUKABUMIUPDATE.COM - Ratusan rumah warga di Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, yang merupakan daerah paling parah terdampak banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cidolog pada Rabu (9/11) lalu, hingga kini masih menyisakan lumpur.

Untuk membantu mempercepat membersihkan lumpur pekat akibat banjir tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) 

"Kami sengaja menurunkan petugas dan mobil Damkar untuk membantu warga yang saat ini sedang membersihkan rumahnya dari genangan lumpur dan sampah yang menumpuk, baik di pelataran maupun dalam rumah warga," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Usman Susilo kepada wartawan, Sabtu (12/11).

Menurutnya, jika membersihkan lumpur pekat yang ditinggalkan oleh banjir bandang di permukiman, hanya dengan mengandalkan alat sederhana, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan menguras energi.

Tetapi, dengan menyemprotkan air menggunakan mobil Damkar ini selain bisa mempercepat proses pembersihan, warga juga tidak banyak kehabisan energi. Apalagi pascabanjir bandang tersebut, tenaga korban bencana ini habis untuk menyelamatkan diri dan keluarganya.  

Sementara, salah seorang korban banjir warga Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, M Said (50) mengatakan, kondisi dalam rumahnya dipenuhi lumpur hingga ke seluruh ruangan. Bahkan, sejumlah barang rumah tangga yang masih tersisa kondisinya rusak dan hancur, serta banyak yang hilang akibat terbawa hanyut. 

"Hanya sedikit barang yang bisa diselamatkan, namun untuk pakaian sudah tidak ada lagi yang bisa digunakan, karena selain rusak juga terbawa hanyut. Setelah air banjir surut, kami saat ini fokus membersihkan rumah karena khawatir pascabencana tersebut timbul wabah penyakit," katanya.

Hingga saat ini, seluruh warga yang terkena dampak banjir badang di Kecamatan Cidolog sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Dan untuk warga yang rumahnya ambruk, hanyut atau rusak berat lebih memilih mengungsi ke rumah keluarganya.

Sementara itu petugas Damkar yang dikerahkan terus menyisir rumah warga yang masih menyisakan lumpur. Untuk data kerusakan rumah akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga kecamatan yakni Cidolog, Sagaranten dan Tegalbuleud yang tercatat di BPBD Kabupaten Sukabumi, dan baru saja diverfikasi jumlahnya, yakni sebanyak 936 rumah rusak.

Adapun rinciannya rusak berat sebanyak 67 unit, rusak ringan 578 unit, rusak sedang 67 unit, dan yang terendam tetapi tidak rusak 74 unit. 

Editor :
Berita Terkini