500 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal, Polsek Sagaranten Waspadai Penjarah

Jumat 11 Nov 2016, 09:24 WIB
500 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal, Polsek Sagaranten Waspadai Penjarah

SUKABUMIUPDATE.COM - Ratusan jiwa yang tinggal di lima desa di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, harus kehilangan tempat tinggalnya karena alami rusak berat dan tidak bisa lagi dihuni, akibat banjir bandang yang melanda daerah itu pada Rabu (9/11).

"Dari pendataan yang kami lakukan ada 156 rumah yang rusak berat. Jika estimasinya satu rumah diisi tiga sampai empat orang, maka ada sekitar 500 jiwa yang kehilangan tempat tinggalnya tersebut," kata Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten AKP T Daulay kepada sukabumiupdate.com di Sukabumi, Jumat (11/11).

Adapun rincian rumah rusak tersebut yakni sebanyak 16 unit di Desa Cidolog, dua unit di Desa Mekarjaya, 131 unit di Desa Cipamingkis, empat unit di Desa Tegallega, dan di Desa Cikarang tiga unit.

Menurutnya, untuk warga yang rumahnya rusak berat tersebut, untuk sementara diungsikan di kantor desa, kantor kecamatan maupun posko penanggulangan bencana, dan lokasi lain yang aman dari bencana.

Bantuan untuk para korban bencana sudah berdatangan dari berbagai kalangan, mulai dari relawan, organisasi kemasyarakatan, beberapa intansi pemerintahan, dan masyarakat umum lainnya.

Hingga saat ini, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cidolog masih melakukan pendataan. "Untuk total rumah yang rusak dan terdampak banjir bandang mencapai 1.029 unit dengan rincian rusak ringan sebanyak 645 unit, rusak sedang 160 unit rusak berat 156 unit dan yang terdampak sebanyak 68 unit," tambahnya.

Daulay mengatakan, untuk antisipasi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan bencana ini seperti menjarah isi rumah yang ditinggalkan pemiliknya mengungsi. Pihaknya sudah menugaskan anggotanya dan jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melakukan patroli pengamanan.

Editor :
Berita Terkini