1.029 Rumah di Kecamatan Cidolog Rusak Akibat Banjir

Jumat 11 Nov 2016, 09:05 WIB
1.029 Rumah di Kecamatan Cidolog Rusak Akibat Banjir

SUKABUMIUPDATE.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi merilis data resmi sementara dampak banjir di Kecamatan Cidolog pada Rabu (9/11) lalu. Tercatat 1.029 rumah warga di lima desa mengalami kerusakan dan terdampak akibat luapan sungai Cidolog yang merendam kawasan tersebut selama lebih dari 6 jam.

Data resmi yang dirilis Kecamatan Cidolog, dalam rapat kordinasi tanggap bencana di Pendopo Sukabumi, Jumat (11/11) menyebutkan, dari 1.029 rumah tersebut, yang mengalami rusak berat ada 156 unit, rusak sedang 160 unit dan rusak ringan mencapai 645 unit.

“Sementara yang terdampak hanya 68 unit. Kerusakan rumah paling banyak terjadi di desa Cidolog, yaitu 505 unit,” tulis Camat Cidolog Nasrudin, dalam laporan tersebut.

Rumah yang mengalami rusak berat mayoritas yang berada di sepanjang aliran sungai, terbanyak berada di desa Cipamingkis, yaitu 131 unit. “Ada yang hanyut, ambruk, dan jebol diterjang luapan air,” lanjutnya.

Nasrudin juga melaporkan, hari ini warga dibantu petugas gabungan masih berusaha membersihkan bangunan yang sempat terendam air dan lumpur. Sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sudah mengungsi ke kantor desa, kantor kecamatan, dan posko-posko pengungsian yang dibangun Pemkab Sukabumi.

“Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, walaupun dampak pada bangunan, harta benda, dan lainnya akibat banjir ini cukup dasyat,” tutur Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono yang memimpin rapat tersebut.

Adjo menambahkan bahwa status tanggap darurat sudah resmi dilakukan oleh Pemkab Sukabumi terhadap bencana banjir yang tidak hanya terjadi dan berdampak di Kecamatan Cidolog, tetapi juga Cibitung, Sagaranten, Kalibunder, Curugkembar, dan lainnya di kawasan tersebut.

“Akan kita tangani, saat ini masih tanggap darurat untuk membantu warga yang terdampak, termasuk para pengungsi. Setelah itu baru melangkah ke perbaikan bangunan dan fasilitas yang rusak,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkini