SUKABUMIUPDATE.COM - Lumpur yang menggenangi pemukiman, jalanan, dan lahan pertanian di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, saat ini terus dibersihkan warga, pasca banjir yang menggenangi kawasan tersebut pada Rabu (9/11) sore hingga tengah malam kemarin.
Membersihkan lumpur di dalam rumah setebal lebih dari 30 centimeter, bukan perkara mudah. Sehingga warga berharap ada bantuan dari pihak terkait.
Seperti diungkapkan Odang (50) warga Kampung Citamiang, Desa Cipamingkis yang rumahnya sempat terendam air setinggi hingga 3 meter. “Semua peralatan rumah tangga rusak, dari pagi kami membersihkan lumpur sampai sekarang (sore) belum beres,†tuturnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (10/11).
Odang, bersama istri dan ketiga anaknya membersihkan lumpur dengan alat seadanya. “Kalau bisa pemerintah membantu dengan semprotan air, biar cepat selesai. Kalau hanya pakai serok, lama dan tidak bersih,†lanjut Odang.
Odang merupakan salah satu warga yang mengalami kerugian cukup besar akibat banjir bandang tersebut, selain harta bendanya rusak, bangunan rumah juga jebol. Kendaraan roda empat dan roda dua miliknya terendam air, dan belum bisa dipergunakan.
Puluhan petugas dan relawan dari potensi search and rescue (SAR), dan lembaga lainnya, saat ini sudah berada di Kecamatan Cidolog. Mereka membantu warga membersihkan rumah dan peralatan rumah tangga yang sempat terendam banjir.
Terlihat juga peralatan mesin pompa juga mulai digunakan untuk membersihkan lumpur dari rumah warga. “Jumlah rumah yang terendam cukup besar sekitar 600 rumah dan jaraknya juga terpisah, jadi cukup memakan waktu untuk proses membersihkan lumpur,†ujar Komandan SAR Sukabumi Aulia Solihanto.
