SUKABUMIUPDATE.COM - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Ujang Fahpulwaton Center (UFC) menilai, kinerja Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi lamban. Pasalnya, keharusan mempublikasikan database inflasi ini dilakukan tidak update.Â
Hal tersebut disampaikan, Sekretaris Jendral UFC Tedi Permana kepada sukabumiupdate.com, saat melakukan peninjauan perbaikan ruas jalan kabupaten di Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (06/11).
Menurutnya, selama ini di BPS Kabupaten Sukabumi hanya merilis data pertumbuhan ekonomi dan jumlah penganggurannya saja. Sedangkan database inflasi tidak update. Padahal, seharusnya dipublikasikan secara rutin.Â
Dikatakan Tedi, dengan tidak dilakukan pendataan inflasi, akan berpengaruh terhadap peningkatan daya beli. "Daya beli masih di bawah rata-rata. Tingkat inflasi itu bukan hanya dinilai dari satu barang, akan tetapi pergerakan harga seluruh barang dan jasa," terang Tedi.
