SUKABUMIUPDATE.COM - Dalam sebulan terakhir, pencari kerja di Kota Sukabumi mencapai 5.424 orang, ini dilihat dari jumlah warga pembuat kartu kuning atau kartu pencari kerja di Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Sukabumi.
Kepala Seksi Penempatan Dinsosnakertrans Muhamad Sini menilai sebagai hal wajar, apalagi beberapa bulan ke belakang merupakan tahun ajaran baru, sehingga banyak lulusan sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), maupun perguruan tinggi baru.
"Jumlah warga yang membuat kartu kuning memang meningkat, apalagi belum lama ini merupakan tahun ajaran baru, sehingga banyak lulusan baru," kata Muhamad Sini kepada sukabumiupdate.com, Selasa (25/10).
Namun, saat penerimaan seleksi pencari kerja, masih banyak dari masyarakat yang memilah dan memilih, entah karena sumber daya manusia (SDM) kurang mumpuni, tidak sehati dengan keinginan, kualifikasi dari perusahaan belum terpenuhi, ataupun karena alasan penempatan di luar kota.
Menurut Muhamad Sini, kendala untuk lowongan kerja di Kota Sukabumi karena pihak perusahaan tidak mau terbuka dengan pihaknya, makanya Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berupaya mencari perusahaan mana saja yang sedang membutuhkan tenaga kerja, walaupun hanya satu atau dua lowongan, iklannya tetap dipajang di majalah dinding kantornya.
Sekarang sudah ada informasi bursa kerja online dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, sehingga pencari kerja (Pencaker) tidak perlu datang langsung ke perusahaan tujuan. Pencaker tinggal cari di website perusahaan dimaksud. Bahkan untuk pembuatan kartu kuning, sekarang juga bisa online.
