SUKABUMIUPDATE.COM - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Sukabumi, Senin (24/10), menggelar aksi unjuk rasa di Markas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, di jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikole.
Massa mengecam tindakan represif yang dilakukan oknum anggota kepolisian terhadap kader PMII Majalengka, saat unjuk rasa mengkritisi dua tahun pemerintahan Jokowi-JK, pada Jumat (21/10) lalu.
Koordinator Lapangan Aksi PMII Kota Sukabumi, Sugiana (21) menegaskan, tindakan oknum aparat kepolisian dinilai berlebihan dalam pengamanan aksi unjuk rasa, sehingga beberapa kader PMII Majalengka terluka karenanya.
“Kami turut peduli atas apa yang dilakukan oknum aparat kepolisian terhadap kader-kader PMII Majalengka. Terlebih, kejadian itu dilakukan saat kader PMII Majalengka menyarakan aspirasi kepada pemerintah,†ujarnya.
Pihaknya meminta kepada Kapolres Sukabumi Kota, agar tidak melakukan hal serupa di Majalengka, dan tidak melakukan tindakan semena-mena dalam melakukan pengamanan aksi di Kota Sukabumi. “Nama baik dan citra kepolisian justru tercoreng akibat kejadian itu. Kami harap Kapolres Sukabumi Kota tidak melakukan hal serupa,†tandasnya.
Sementara itu menyikapi aksi PMII tersebut Wakapolres Sukabumi Kota Komisaris Polisi Ricardo Condrat Yusuf mengapresiasi kepedulian rekan-rekan PMII Kota Sukabumi. "Ya semalam dapat informasi akan ada aksi, itu bentuk solidaritas mereka. Kasus yang terjadi di Kabupaten Majalengka. Kita komunikasikan dengan baik," ujarnya.