SUKABUMIUPDATE.COM - Selama mengikuti International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat, Daden Sukendar atau Dasuk, santri asal Pajampangan, memperkenalkan kehidupan keagamaan di Kabupaten Sukabumi yang aman, damai, dan penuh toleransi. Program-program bidang keagamaan yang menjadi kebijakan pimpinan daerah juga diutarakan Dasuk di hadapan perwakilan sejumlah negara.
Seperti program sholat subuh berjamaah di masjid dan pengelolaan potensi zakat infak sedekah di Kabupaten Sukabumi. Selain masalah kehidupan beragama di Sukabumi, santri sekaligus tenaga pengajar di Yayasan Perguruan Islam Almasthuriyah Kecamatan Cisaat ini, juga menyempatkan promosi wisata alam Sukabumi.
“Sempat memperkenalkan potensi wisata Geopark Ciletuh-Palabuhanratu yang ada di Kabupaten Sukabumi. Sekaligus menawarkan untuk datang dan berinvestasi di Sukabumi. Mereka tertarik dengan pendidikan Islam pesantren yg mengajarkan perdamaian di Indonesia,†kata Dasuk kepada sukabumiupdate.com, melalui pesan Whatsapp-nya, Selasa (18/10).
Sebagai Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sukabumi, Dasuk juga menyampaikan bahwa kondusifitas yang terwujud di Sukabumi itu terjadi berkat kerjasama semua pihak, seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, pemerintah daerah, dan para ulama yang tergabung di FKUB.
"Buktinya sejak FKUB terbentuk tahun 2006 lalu, tidak pernah terjadi konflik antar agama di Kabupaten Sukabumi. Ini tidak lepas dari cara merawat keragaman dan perdamaian yang ada di Sukabumi oleh semua pihak. Sehingga diharapkan ke depan Kabupaten Sukabumi menjadi miniatur perdamaian nasional bahkan dunia," harapnya.
Dasuk mengaku melalui Mr. Peter J. Kovach Direktur Program International Visitor Leadership Program (IVLP) on Demand, Biro Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Amerika Serikat, menyambut baik gagasan dan informasi yang diberikan.
