735 Warga Miskin Desa Tegalega Tertipu Petugas TKSK

Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
735 Warga Miskin Desa Tegalega Tertipu Petugas TKSK

SUKABUMIUPDATE.COM - Ratusan warga miskin di Desa Tegalega, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi yang pernah terdaftar sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tertipu oknum petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

Informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, ada sekitar 735 orang yang tertipu oleh petugas TKSK tersebut yang modusnya adalah melakukan pungutan kepada warga sebesar Rp50 ribu/orang untuk pembaharuan Kartu Keluarga (KK) dan biaya foto untuk pencairan BLT 2016. Padahal sesuai ketentuan, untuk pembaruan identitas kependudukan tersebut tidak dipungut biaya sedikitpun.

"Pada Juni pihak desa melakukan pungutan kepada warga yang pernah menerima BLT untuk biaya foto dan pembuatan KK baru sebagai syarat administrasi untuk menerima BLT 2016, karena menurut petugas, bagi warga yang memilik KK tapi ditandatangani oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi yang lama, itu tidak berlaku" kata salah seorang warga Desa Tegalega, Andri (36) kepada sukabumiupdate.com.

Namun setelah menunggu lama, warga yang awam dengan permintaan oleh perangkat desa dan TKSK tersebut hanya bisa gigit jari. Awalnya petugas TKSK tersebut berjanji KK selesai dan BLT langsung cair sebelum Idul Fitri 1437 H, namun kenyataannya hingga sekarang tidak ada kabar.  

Hal senada diungkap salah seorang ketua RW yang minta namanya dirahasiakan, warga memang dipungut uang Rp50 ribu yang modusnya untuk pembuatan KK agar bisa mencairkan dana BLT.

Namun, untuk mengumpulkan warga, memang ada perintah dari kepala desa melalui kepala dusun untuk mengumpulkan warga penerima BLT, agar di foto dan pembaharuan KK dengan biaya administrasi Rp50 ribu.

"Awalnya memang kami curiga, sepengetahuan saya program BLT itu sudah tidak ada, seharusnya kades tahu itu," katanya.

Sementara Kepala Desa Tegelega Sumarno mengatakan bahwa program tersebut diarahkan oleh oknukm petugas TKSK Lengkong bernama Juanda dan sampai saat ini orang tersebut tidak diketahui keberadaannya. 

Editor :
Berita Terkini