SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Setelah buron dari kejaran anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Sukabumi Kota lima bulan lamanya, Deni Hermawan alias Jack (24) akhirnya dibekuk Tim Buser Sat Reskrim Polresta Sukabumi, Minggu (21/8) malam, pukul 23.00 WIB, di kontrakannya di daerah Pasar Anyar, Kota Bogor.
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur di dampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Joni Surya Nugraha mengatakan, pelaku Jack merupakan buronan polisi atas kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Dadang (18) seorang pengamen di Danalaga Square, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada April 2016 silam.Â
"Pelaku kita tangkap saat tengah tidur di daerah Bogor dan langsung dibawa ke Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan," kata Rustam kepada sukabumiupdate.com, Senin (22/8).Â
Menurutnya, Jack dan rekannya melarikan diri saat mengetahui korban meninggal dunia. Mendapatkan laporan adanya kasus pembunuhan, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan, tersangka yang dikenal "licin", membuat pihak kepolisian sempat kehilangan jejak para pelaku.Â
"Pelaku ada empat orang, tetapi yang kita tangkap baru satu orang, dan tiga orang lainnya masih dalam daftar pencarian orang," tambahnya.

Deni Hermawan alias Jack ketika dimintai keterangan oleh penyidik Polres Sukabumi Kota.
Rustam mengatakan tersangka merupakan otak pembunuhan terhadap Dadang. Korban  ditemukan tewas di Kompleks Danalaga Square Blok J No 16/17, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Senin 11 April 2016, pukul 22.00 WIB.
Diduga, remaja yang berprofesi sebagai pengamen tersebut tewas setelah dianiaya empat orang pelaku yang juga merupakan rekan korban.Â
Dikatakannya, korban tewas di lokasi dengan luka tusuk yang cukup dalam di bagian ketiak kanan, hingga mengakibatkan robek sepanjang 15 centimeter dengan menggunakan senjata tajam jenis cutter.Â
"Pelaku sudah merencanakan pembunuhan ini karena dendam terhadap korban, sebelum membunuh tersangka membeli dahulu pisau cutter tersebut," katanya.
