SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Dua santri yang mondok di Ponpes Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Darussyifa Al-Fitrat (Yaspida) Jalan Parungseah, Desa Cipetir, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, kabur dan ditemukan warga akibat tersesat di Kampung Leles, RT 01 RW 16, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi dalam keadaan lemas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, kedua santri tersebut bernama Muhammad Yuda (7), dan Rowait (10). Keduanya mengaku berasal dari Jakarta.
Kedua santri ini mengaku, kabur dari pondok pesantrennya dengan alasan ingin menemui keluarganya di Ciaul, Kota Sukabumi, namun tidak tahu jalannya.
"Kami temukan dua santri ini di pinggir jalan dalam keadakFFan lemas dan sulit diajak komunikasi, akhirnya saya putuskan untuk diajak ke rumah," kata salah seorang warga Kampung Leles, Budianto (35) di Sukabumi, Minggu (21/8).
Setelah berhasil melarikan diri, keduanya turun di sekitar Kampung Leles, kemudian melanjutkan perjalanan tanpa tahun arah tujuan. Karena tidak memiliki bekal uang dan dalam kondisi perut lapar, kedua santri ini memilih beristirahat di sekitar permukiman warga.
Sekitar pukul 15.30 WIB, warga yang merasa kasihan kepada keduanya mencoba membantu, namun santri ini sulit diajak komunikasi. Kedua santri ini hanya mampu mengingat tempatnya bersekolah, dan mengaku hendak ke Ciaul, Kecamatan Cikole.
"Secara perlahan saya korek informasi dari keduanya, akhirnya mereka mau diajak bicara dan saat ini keduanya sudah dibawa oleh saudaranya ke Ciaul," tambah Budianto.
Sementara, Rowait mengaku tidak betah tinggal di ponpes tersebut, lalu memutuskan untuk kabur dengan mengajak salah satu temennya yakni Muhammad Yuda.
"Saya kabur dari ponpes dengan menggunakan mobil pick up dan turun di tengah jalan. Karena saya tidak tahu nama tempat rumah saudara, jadi mutusin jalan kaki," terang Rowait.
