SUKABUMIUPDATE.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi, Jawa Barat hingga Juli 2016 telah mendistribusikan 347.675.000 ribu rupiah untuk para mustahiq yang dananya berasal dari pengumpulan zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS).
"Dana yang terkumpul dari sumbangan para muzzaki ini, kami salurkan kepada yang membutuhkan sesuai dengan progam yang kami miliki," kata Ketua Baznas Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (12/8).
Adapun rincian pendistribusian tersebut yakni program Sukabumi Sehat sebesar 50 juta rupiah, Sukabumi Cerdas 50 juta rupiah, Sukabumi Sejahtera 50 juta rupiah, Sukabumi Taqwa 50 juta rupiah, Sukabumi Peduli 30 juta rupiah, Sukabumi Kritis 25 juta rupiah dan program operasional serta dana sosialisasi sebesar 100 juta rupiah dan lain-lain.
Menurutnya, Baznas Kota Sukabumi ini masih memiliki banyak progam yang tujuannya selain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga mencerdaskan seperti memberikan beasiswa atau progam orang tua asuh.
Dana ZIS yang masuk ke Baznas tersebut mayoritas bersumber dari gaji PNS yang 2,5 persennya disumbangkan. Selain itu, dari para muzzaki yang ada di Kota Sukabumi yang secara rutin menyumbangkan sebagian hartanya.
"Kami juga secara rutin melakukan sosialisasi ke berbagai elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menyisihkan sebagian hartanya untuk orang lain yang kurang mampu," tambahnya.
Fifi mengatakan pihaknya juga saat ini menargetkan pemasukan ZIS dari pelajar, untuk melatih mereka sejak dini menyisihkan sebagian uang jajannya tersebut untuk disumbangkan.
Di sisi lain, belum lama ini Baznas Kota Sukabumi juga memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) kepada sepuluh rumah.
Anggaran yang dikeluarkan untuk progam tahap pertama ini sebesar 30 juta rupiah yang masing-masing penerima bantuan sebesar tiga juta rupiah.
