SUKABUMIUPDATE.COM - Wakil Ketua Komisi V DPRD RI Yudi Widiana Adia meminta Pemerintah Kabupaten Sukabumi (Pemkab) membangun rumah gratis bagi warga korban bencana tanah retak di Kecamatan Curugkembar.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengklaim sudah berkoordinasi dengan Kementrian Pekerjaan UMUM dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membangun rumah khusus bagi korban bencana longsor dan pergerakan tanah di Curugkembar.
Hal ini ditegaskan Yudi Widiana dalam rilis yang disebar ke media pasca berkunjung ke lokasi bencana di Desa Nagrakjaya, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi akhir pekan silam.
Kunjungan bersama tim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan SAR Nasional dan Badan Penanggulangan Bencana Pusat, menyimpulkan bahwa solusi satu satunya dalah merelokasi korban ke kawasan yang aman dari ancaman pergerakan tanah.
"Nantinya akan dibangun rumah gratis bagi korban bencana. Kami minta Pemkab Sukabumi segera membuat surat permohonan dan menyediakan lahan untuk lokasi perumahan," jelasnya.Â
Yudi mengharapkan pekan depan proses pengajuan sudah berjalan sehingga pembangunan rumah bisa berjalan tahun ini. "Proses ini harus dikebut agar warga bisa secepatnya menempati rumah di perkampungan baru yang aman dari ancaman bencana yang sama," lanjut wakil rakyat dari daerah pemilihan Sukabumi ini.
Lokasi perkampungan yang terkena bencana rencananya akan dijadikan kawasan hijau untuk mencegah terjadinya longsor. Sawah, ladang, dan kebun-kebun warga bisa ditanami kembali asalkan tidak berada di zona berbahaya.
Hingga saat ini tercatat ada 448 kepala keluarga atau sekitar 1.222 jiwa yang kehilangan rumah dan sebagian besar warga masih tinggal dipengungsian.Â
