Sukabumi Jemput Investasi Panas Bumi, Mampu Tak Mengulang Kemiskinan di Lingkar PLTP Salak?
Pernyataan Bupati Asep Japar menjadi penting jika diletakkan dalam konteks perjalanan panjang pemanfaatan panas bumi di Sukabumi.
Pernyataan Bupati Asep Japar menjadi penting jika diletakkan dalam konteks perjalanan panjang pemanfaatan panas bumi di Sukabumi.
Revisi Perbup ini penting karena sudah tercantum dalam Propemperkada 2026, namun hingga memasuki Agustus belum terlihat tahapan pembahasan yang jelas.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap tingginya angka kemiskinan di dua kecamatan yang berada di lingkar terdekat PLTP Salak.
PLTP Salak saat ini dioperasikan Star Energy Geothermal Salak, Ltd (SEGS).
Laporan mendalam ini menemukan indikasi bahwa pemanfaatan dana lebih banyak terserap ke pembangunan fisik.
Paguyuban Warga Sukabumi (Pagarbumi) angkat suara terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat di sekitar proyek panas bumi di kaki Gunung Salak
Penetapan PT Ormat Geothermal Indonesia sebagai pemenang lelang WKP Telaga Ranu oleh Kementerian ESDM menuai sorotan. Keputusan tersebut dikritik Celios karena perusahaan induknya berakar dari Israel.
Diskusi ini bersamaan dengan peluncuran laporan “Ekstraktivisme Hijau: Panas Bumi dan Kolonialisme Energi Global” Kamis, 29 Januari 2026 di Jakarta.