Jernih ke Keruh: Curug Sodong di Ambang Krisis Akibat Tambang di Geopark Ciletuh Sukabumi
Curug Sodong dikenal sebagai salah satu daya tarik utama di kawasan Ciletuh.
Curug Sodong dikenal sebagai salah satu daya tarik utama di kawasan Ciletuh.
Air Curug Sodong bersumber dari tiga aliran sungai.
Raja Ampat telah ditetapkan sebagai KSN untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati.
Bukit ini dikenal karena memiliki pemandangan yang indah.
Awalnya banyak perusahaan tambang besar yang akan mengikuti tender.
Perkiraan air yang merendam rumah warga adalah setinggi 160 sentimeter.
Tim investigasi WALHI menemukan adanya operasi tambang emas di kawasan hutan.
Kepolisian harus menindak pihak-pihak yang terbukti melanggar.
Langkah ini adalah respons kepolisian atas informasi yang diberikan sejumlah pihak.
Aktivitas penambangan tidak hanya terjadi di wilayah Sukabumi.
WALHI meminta polisi menyidik perusahaan tambang di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Walhi Jawa Barat telah menurunkan tim investigasi sejak 3 Desember ke Sukabumi.
Penutupan dilakukan sebagai upaya antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang.
Berdasarkan surat telaahan dari Kepala Bidang Pertambangan Dinas ESDM Jawa Barat, surat tersebut adalah palsu.
Slamet yang merupakan legislator asal Sukabumi bermitra dengan KLHK.
Solusi tambang rakyat adalah kerja sama dengan perusahaan yang memiliki IUP.
Para penambang rakyat menginginkan kegiatan yang mereka lakukan mendapatkan legalitas dan nasibnya menjadi lebih jelas.
Dermaga ini nantinya akan digunakan sebagai sarana pengangkutan hasil tambang.
Perumda ATE Kabupaten Sukabumi bersama PT Mehad Interbuana membeli lahan itu dari warga untuk dijadikan lokasi tambang pasir besi.
Wabup menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi sosialisasi yang dilaksanakan Pemprov Jabar di Kabupaten Sukabumi.