Ancam Kelas dan Musala, Longsor Hantam TPT SDN Cisarua Purabaya Sukabumi
Longsor TPT ini mengancam satu ruang kelas dan musala SDN Cisarua.
Longsor TPT ini mengancam satu ruang kelas dan musala SDN Cisarua.
PVMBG meninjau lokasi bencana longsor yang menimbun belasan rumah di Cibadak Sukabumi, Senin (29/1/2024).
Ketua RW bernama Pian Sopian diganjar penghargaan atas aksi sigapnya mengevakuasi warga dari terjangan longsor di Cibadak Sukabumi.
Sebanyak 13 rumah rusak, enam berstatus zona merah, dan 60 rumah terancam.
Pemerintah Jawa Barat ingin segera melihat penyintas hidup nyaman dan aman.
Rumah Nurjanah berada di zona merah dengan keretakan yang mengkhawatirkan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengumpulkan semua perangkat daerah untuk membahas penanganan bencana longsor di Cibadak, baik untuk jangka pendek maupun panjang
PVMBG menyebut jika lokasi longsor Cibadak Sukabumi termasuk ke dalam Zona Kerentanan Gerakan Tanah Menengah
Longsor ini menimbun sekitar 12 rumah dan mengakibatkan penghuninya mengungsi.
Sementara ini untuk mandi menumpang di rumah penduduk yang tidak terdampak.
Data update Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Cibadak, mencatat ada 51 jiwa dari 15 kepala keluarga yang terdampak langsung dari bencana ini.
Data-data ini adalah laporan sementara sehingga dimungkinkan terjadi penambahan.
Abeng memastikan tidak ada korban jiwa karena warga sempat dievakuasi.
Beberapa menit kemudian tebing itu longsor dan menimbun sejumlah rumah warga.
Sejumlah rumah tertimbun material longsor yang bergerak secara perlahan.
Belum diperoleh data pasti mengenai rumah terdampak dan korban.
Longsor ini mengakibatkan satu dusun terisolasi yakni Dusun Buniwangi.
Longsor terjadi karena daerah berbukit dengan tanah liat sehingga mudah terbawa air.
Bencana tanah longsor yang sempat menimpa ruas jalan penghubung di Curugkembar Sukabumi diakibatkan hujan dengan intensitas lama.
Sawah dan jalan gang tergerus longsor selebar 30 meter dan tinggi 15 meter.