Dugaan Keracunan Massal Makanan Haul di Sukabumi, Dinkes Belum Bisa Tetapkan KLB
Sebanyak 106 warga mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing hingga diare setelah menyantap besek makanan di acara haul di Palabuhanratu Sukabumi.
Sebanyak 106 warga mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing hingga diare setelah menyantap besek makanan di acara haul di Palabuhanratu Sukabumi.
Kepala UPTD Puskesmas Sagaranten, Sudarna Sukmana, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima hasil Labkesda Provinsi Jawa Barat dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.
Dinkes mencatat total korban keracunan massal mencapai 194 orang.
Update data dari Dinkes Kabupaten Sukabumi, total korban keracunan massal yang terjadi di Kecamatan Sagaranten dan Curugkembar, mencapai 194 orang.
Diketahui ratusan warga jadi korban keracunan massal di Cibadak dan Sagaranten Kabupaten Sukabumi. Dua pasien meninggal dunia.
Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali mengunjungi korban keracunan diduga setelah menyantap nasi box di acara syukuran hajatan pra pernikahan di Kampung Cimanggir, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten
Yudha telah menginstruksikan Komisi IV DPRD untuk langsung ke lokasi.
Paoji meminta puskesmas dan RSUD Sagaranten, terutama Dinas Kesehatan, melakukan penanganan lebih serius.
Ratusan warga mengonsumsi makanan di acara syukuran pra-pernikahan.