Truk Pengangkut Pupuk dari Cianjur Terguling di Purabaya Sukabumi
Ketika melintas di jalan menanjak yang sedikit miring, truk selip dan mundur sehingga terguling.
Ketika melintas di jalan menanjak yang sedikit miring, truk selip dan mundur sehingga terguling.
Dalam video itu memperlihatkan sejumlah orang mencopot tulisan di tenda korban gempa Cianjur. Diduga, tulisan yang dicopot tersebut menampilkan identitas agama.
Pengungsi tersebut sudah sakit sebelum bencana gempa terjadi.
Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Sukabumi menjadi titik pencarian korban gempa pada Sabtu (26/11/2022).
PII Kabupaten Sukabumi bersama dengan PP PII dan FPI PII sebelumnya telah memberikan bantuan makanan, minuman, dan sejumlah uang.
Azka (5 tahun), ditemukan selamat usai 3 hari tertimbun reruntuhan rumah akibat gempa Cianjur.
Berdasarkan catatan BMKG, gempa dirasakan dalam Skala MMI IV di Cianjur, III Sukabumi dan II Bogor.
Menag juga mengajak seluruh umat beragama untuk mendoakan agar proses evakuasi warga yang masih tertimbun rumah atau bangunan diberi kemudahan.
Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Cianjur berdampak hingga Kabupaten Sukabumi.
RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi tinggal memiliki 10 tempat tidur untuk pasien korban gempa bumi Cianjur.
Fahmi juga menyampaikan Pemerintah Kota Sukabumi sudah mengirimkan berbagai dukungan kepada Cianjur sejak musibah gempa itu terjadi pada Senin, 21 November 2022.
Selain nomor Kapolda Jabar, Polri juga sudah menyebarkan nomor call center Polres Cianjur untuk pengawalan distribusi bantuan bagi korban gempa.
Hingga pukul 13.00 WIB Rabu, 23 November 2022, berdasarkan data resmi Pusdalops BPBD, gempa bumi berkekuatan 5.6 magnitudo tersebut telah merusak 945 rumah di Kabupaten Sukabumi.
Ridwan Kamil atau Emil meminta semua rumah sakit tidak menagih biaya pengobatan korban gempa Cianjur. Komitmen pemerintah provinsi ini, kata dia, telah diketahui oleh Menteri Kesehatan.
Berikut Prakiraan Cuaca Kamis (24/11/2022) untuk daerah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan Cianjur.
Polisi menyatakan 3 pria itu merupakan korban terdampak akibat gempa Cianjur.
Mereka mengungsi di tenda-tenda seadanya yang beratap terpal dan beralaskan tikar.
Anak laki-laki ini ditemukan dibalik reruntuhan bangunan rumah di Kampung Rawacina RT 02/16, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Tak hanya rumah, gempa darat tersebut juga merusak sejumlah fasilitas umum di Kabupaten Sukabumi.