Bibit Siklon Tropis 91S Geliat di Samudra Hindia, Kecepatan Angin Capai 29 Knot Per Jam
Bibit Siklon Tropis 91S terlihat semakin menggeliat di Samudra Hindia, barat daya Lampung.
Bibit Siklon Tropis 91S terlihat semakin menggeliat di Samudra Hindia, barat daya Lampung.
Siklon Tropis 91S di Samudra Hindia, BMKG imbau potensi hujan dan gelombang di area pesisir.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem selama periode Natal dan Tahun Baru 2025 akibat aktifnya berbagai fenomena atmosfer seperti MJO, Monsun Asia, La Niña lemah, serta bibit siklon tropis 91S dan 93W.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua bibit siklon tropis—93W di Samudra Pasifik Utara dan 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung—yang berpotensi memengaruhi cuaca Indonesia.
BMKG mendeteksi keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S di Selatan Jawa Barat.
BMKG ungkap ada beberapa fenomena atmosfer yang diyakini memicu cuaca ekstrem di Indonesia.
Bibit Siklon Tropis 91S terdeteksi mendekat di Samudra Hindia atau Barat Daya Banten.
Bibit Siklon Tropis 91S terdeteksi mengintai di selatan Sukabumi, Samudra Hindia. Pada Kamis (5/12/2024).
Siklon Tropis Megan dan Bibit Siklon 91S memicu terjadinya hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi di banyak wilayah Indonesia
BMKG memberikan peringatan akan potensi cuaca ekstrem di banyak wilayah Indonesia termasuk Jawa Barat dampak adanya tiga bibit siklon tropis di Selatan Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91S masih terpantau di Samudra Hindia bagian Tenggara, barat daya Banten yang mengakibatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah
BMKG memantau adanya bibit siklon tropis 91S di Samudera Hindia bagian Tenggara