Akses Jalan ke Geopark Ciletuh Sempat Terhambat Akibat Pohon Tumbang di Loji Sukabumi
Hujan badan akibatkan pohon tumbang menghalangi jalan provinsi akses ke Geopark Ciletuh Sukabumi. Saat ini arus lalin kembali normal usai dievakuasi.
Hujan badan akibatkan pohon tumbang menghalangi jalan provinsi akses ke Geopark Ciletuh Sukabumi. Saat ini arus lalin kembali normal usai dievakuasi.
Langganan banjir, dua desa di Tegalbuleud Sukabumi butuh sentuhan pemda setempat. Utamanya atasi pendangkalan di Sungai Ciparanje.
Kondisi bangunan yang telah lapuk termakan usia turut memperparah kerusakan.
Bencana ini berdampak pada 4 KK dengan total 10 jiwa yang terancam.
Hujan deras disertai angin kencang melanda Nagrak Sukabumi pada Jumat (8/11/2024) siang. Jalan di wilayah tersebut sempat tertutup pohon tumbang.
Selain bangunan, terdapat mesin dan genset yang ikut terbakar.
Dalam kunjungannya, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin juga menyoroti kondisi sempadan sungai di lokasi terdampak banjir di Kota Sukabumi.
BPBD Kota Sukabumi siapkan dua posko pengungsian di lokasi bencana banjir di Cikondang.
Hujan deras mengakibatkan saluran air meluap karena kapasitas tidak memadai.
Data ini diperoleh berdasarkan asesmen pada Selasa hingga pukul 23.00 WIB.
Banjir menjadi bencana yang paling dominan di Kota Sukabumi.
Hujan dengan intensitas tinggi yang merata mengguyur Kota Sukabumi menyebabkan puluhan titik bencana banjir dan longsor.
Kusmana menjelaskan BMKG telah mengeluarkan peringatan cuaca.
Sekitar pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas mulai dibuka kembali, dengan pengaturan ketat dari petugas gabungan. One way atau buka tutup bergantian dilakukan sementara karena masih ada proses penanganan di lokasi kejadian.
Lili mengatakan sebagian rumah sedang dalam proses perbaikan.
Teknik Sipil Nusa Putra University sukses gelar SENTIL 2024 dengan tema mitigasi bencana gempa dan longsor di Kabupaten Sukabumi.
Puluhan rumah rusak dan 11 jiwa mengungsi akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Sukabumi dua hari terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan, kerugian akibat bencana ini ditaksir Rp 130.000.000.
Pohon yang tumbang berjenis katapang dengan diameter 15-20 sentimeter.
Penyebab pasti kejadian ini belum diketahui.