BPR Sukabumi Bantu Korban Bencana di Sagaranten dan Nyalindung Sukabumi
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pendidikan dan kebutuhan pokok.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pendidikan dan kebutuhan pokok.
Area longsoran yang menggunduli hutan itu terlihat memanjang mulai dari bagian puncak hingga ke area tebing lereng gunung Jayanti Sukabumi.
Bencana ini memperparah situasi, termasuk akses ke fasilitas kesehatan.
Lokasi saung berada sekitar 200 meter dari rumah-rumah warga.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami berjanji akan mengevaluasi kebijakan terkait rekomendasi izin pertambangan.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq merekomendasikan penghijauan untuk mengantisipasi bencana Sukabumi terulang kembali.
Awalnya penjagaan yang dilakukan masyarakat dan santri berhasil menghalau air.
WALHI meminta polisi menyidik perusahaan tambang di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Walhi Jawa Barat telah menurunkan tim investigasi sejak 3 Desember ke Sukabumi.
Perumda BPR Sukabumi Cabang Cikembar memberikan bantuan kepada penyintas bencana di wilayah Kecamatan Jampangtengah.
Desa Sirnamekar di Tegalbuleud Sukabumi terisolasi longsor, warga gotong-royong buka rintisan akses jalan alternatif baru.
Bantuan dari Kementerian Sosial untuk penanganan bencana di wilayah Simpenan Sukabumi hampir mencapai Rp1 miliar.
Situasi semakin mencekam ketika salah satu rumah terdampak pergerakan tanah di Cibadak Sukabumi terdengar suara gemuruh keras.
TikTokers asal Sukabumi, Gunawan Sadbor turut membantu korban bencana alam longsor di Sukabumi dengan memberikan bantuan berupa makanan seperti mie instan dan beras.
Jembatan Cilengka di Sagaranten Sukabumi mengalami pergeseran mencapai sekitar tiga meter imbas pergerakan tanah.
Anggota DPRD Jawa Barat, Hasim Adnan akan mendorong perubahan status lahan produksi di wilayah Pajampangan Kabupaten Sukabumi menjadi hutan lindung.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami sebut para pengungsi telah terkondisikan dengan baik. Semua telah terlayani dengan berbagai fasilitas kedaruratan.
Kampung Cieurih Datarnangka Sagaranten Sukabumi berada di daerah dataran rendah, lokasinya berjarak sekitar 200 meter dari aliran Sungai Cikaso.
Penyerahan bantuan ini dilakukan bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami dan diterima langsung oleh masyarakat yang terkena dampak bencana.
Warga terdampak pergerakan tanah di Cikadu Palabuhanratu Sukabumi berharap ada relokasi karena rumahnya sudah tak layak huni.