Kebakaran Habiskan Rumah di Ciracap Sukabumi, Jaelani Ngesot Menyelamatkan Diri
Jaelani sedang tidur sendiri karena istrinya menginap di rumah anak mereka.
Jaelani sedang tidur sendiri karena istrinya menginap di rumah anak mereka.
Air laut naik hingga mencapai batas pesisir pantai.
Daeng memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.
Camat Bojonggenteng Sukabumi Sri Resmiati mengatakan, peristiwa pohon tumbang yang menimpa rumah kontrakan ini akibat diterjang angin kencang.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun bangunan rumah habis.
Dua kejadian pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang terjadi di Sagaranten Sukabumi.
Deni sempat mendengar suara ledakan seperti petasan.
Tiga mobil pemadam kebakaran dan satu kendaraan Polres Sukabumi diturunkan.
Selain akibat angin kencang, tumbangnya pohon mahoni 20 meter tersebut karena telah lapuk termakan usia.
Kebakaran berawal saat Juhe tiba-tiba melihat api dari atas rumahnya.
Bencana ini berdampak pada 30 KK atau sekitar 110 jiwa.
Keroposnya kayu penyangga menyebabkan kaca rumah pecah.
Lokasi kebakaran berjarak sekitar 4 sampai 5 meter ke jalan raya.
Asep menyebut penyebab kebakaran ini diduga akibat arus pendek listrik.
Sebelum kebakaran terjadi, Yogi bersama istrinya berkunjung ke rumah Eti.
Pohon kiacret yang ditebang memiliki batang besar dan keras.
Kebakaran ini diduga disebabkan korsleting arus listrik.
Seluruh anggota keluarga sempat berkumpul sebelum menyadari api membesar.
Aep mengungkapkan kebakaran pertama terjadi di rumah Ocah.
Heri menyebut area yang terbakar seluas sekitar 400 meter persegi.