Wanci Tumoke Jam Berapa, Kenali Penanda Waktu Malam dalam Budaya Sunda
Wanci Tumoke bukan sekadar nama waktu, melainkan salah satu contoh kekayaan pengetahuan tradisional Sunda
Wanci Tumoke bukan sekadar nama waktu, melainkan salah satu contoh kekayaan pengetahuan tradisional Sunda
Wanci ini dalam tradisi Sunda menunjukkan saat hari mulai gelap, setelah matahari terbenam atau menjelang benar-benar malam
Wanci tunggang gunung bukan sekadar sebutan untuk pukul 16.00–17.00, tetapi menunjukkan cara masyarakat Sunda membaca waktu melalui alam.
Wanci carangcang tihang dapat dimaknai sebagai waktu pagi ketika cahaya matahari mulai terang dan benda-benda di lingkungan sekitar sudah mulai terlihat
Wanci sariak layung adalah waktu sore menjelang matahari terbenam, ditandai oleh munculnya semburat layung di langit.
Penanda waktu malam atau wanci peuting yang digunakan masyarakat Sunda sejak zaman dulu dan masih digunakan hingga sekarang
Pembagian wanci beurang atau waktu siang hingga sore dalam budaya Sunda
Wanci dalam budaya Sunda bukan sekedar penanda waktu tapi mencerminkan harmoni manusia dengan alam
Sebagai penunjuk waktu dalam 24 jam leluhur sunda menggunakan istilah yang disebut dengan Wanci
Inilah istilah-istilah waktu atau wanci dalam Bahasa Sunda yang masih digunakan oleh beberapa orang Sunda hingga saat ini