64.765 Penduduk, Produksi Padinya 4.160 Ton: Fakta Menarik Warudoyong Kota Sukabumi

64.765 Penduduk, Produksi Padinya 4.160 Ton: Fakta Menarik Warudoyong Kota Sukabumi

Ilustrasi - Fakta Menarik Kecamatan Warudoyong Dalam Angka 2026 (Sumber : AI/ChatGPT).

SUKABUMIUPDATE.com - Kecamatan Warudoyong merupakan salah satu dari tujuh kecamatan yang berada di Kota Sukabumi. Wilayah satu ini memiliki berbagai fakta menarik yang memikat untuk diungkap.

Berdasarkan Kecamatan Warudoyong Dalam Angka 2026 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, ada gambaran mengenai wilayah, kependudukan, pendidikan, kesehatan hingga kondisi ekonomi tercatat dalam publikasinya.

Berdasarkan publikasi tersebut, Kecamatan Warudoyong memiliki luas wilayah 7,56 kilometer persegi atau sekitar 15,65 persen dari luas Kota Sukabumi. Luas tersebut menjadikan Warudoyong sebagai kecamatan terluas ketiga di Kota Sukabumi.

Secara administratif, Kecamatan Warudoyong terdiri dari lima kelurahan, yakni Kelurahan Dayeuhluhur, Warudoyong, Nyomplong, Benteng, dan Sukakarya.

Kelurahan Sukakarya merupakan wilayah terluas dengan luas sekitar 37,36 persen dari wilayah Kecamatan Warudoyong. Sementara Kelurahan Warudoyong menjadi wilayah terkecil dengan luas sekitar 6,02 persen.

Baca Juga: Arti Paribasa Sunda Inggis Ku Bisi Rempan Ku Basa dan Maknanya dalam Kehidupan

Dari sisi jarak, Kelurahan Dayeuhluhur menjadi kelurahan yang paling jauh dari ibu kota Kota Sukabumi dengan jarak sekitar 4 kilometer. Sedangkan Kelurahan Nyomplong dan Benteng menjadi yang paling dekat dengan jarak sekitar 2 kilometer.

Pada akhir 2025, Kecamatan Warudoyong memiliki 58 Rukun Warga (RW) dan 266 Rukun Tetangga (RT). Kelurahan Dayeuhluhur memiliki jumlah RT terbanyak, yakni 76 RT. Sementara Kelurahan Warudoyong memiliki jumlah RT paling sedikit, yaitu 32 RT.

Untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, terdapat 40 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kecamatan Warudoyong pada 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 21 laki-laki dan 19 perempuan.

Dilihat dari tingkat pendidikan, sebagian besar PNS berpendidikan sarjana atau lebih tinggi, yakni sebanyak 30 orang. Sementara berdasarkan kepangkatan, pegawai dengan golongan III memiliki proporsi terbesar.

Baca Juga: Sinopsis Drama Korea Love in Disguise, Menyamar Jadi Sekretaris demi Ungkap Pembunuhan

Penduduk Warudoyong Capai 64.765 Jiwa

Berdasarkan Data Konsolidasi Bersih Semester I Tahun 2026 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sukabumi, jumlah penduduk Kecamatan Warudoyong mencapai 64.765 jiwa.

Kelurahan Sukakarya menjadi wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni 19.133 jiwa. Disusul Kelurahan Dayeuhluhur sebanyak 18.692 jiwa, Benteng 13.195 jiwa, Nyomplong 7.009 jiwa, dan Kelurahan Warudoyong 6.736 jiwa.

Jika dilihat berdasarkan jenis kelamin, jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih banyak dibandingkan perempuan. Penduduk laki-laki tercatat sebanyak 32.822 jiwa, sedangkan perempuan sebanyak 31.943 jiwa.

Dengan demikian, rasio jenis kelamin Kecamatan Warudoyong berada pada angka 103, yang berarti terdapat sekitar 103 penduduk laki-laki untuk setiap 100 penduduk perempuan.

Dari sisi kepadatan, Kelurahan Warudoyong justru menjadi wilayah paling padat dengan sekitar 14.804 jiwa per kilometer persegi. Sebaliknya, Kelurahan Sukakarya menjadi wilayah dengan kepadatan penduduk paling rendah, yakni sekitar 6.801 jiwa per kilometer persegi.

Baca Juga: Nyari Air Saat kemarau, Warga Tegalbuleud Sukabumi Temukan Sapi di Sumur Tua

Dinamika Penduduk

Data kependudukan juga menunjukkan adanya dinamika perpindahan penduduk di Kecamatan Warudoyong sepanjang periode pencatatan.

Secara keseluruhan tercatat 103 kelahiran dan 216 kematian. Sementara penduduk yang datang mencapai 1.026 orang dan penduduk yang pindah sebanyak 711 orang.

Kelurahan Sukakarya mencatat jumlah penduduk datang paling tinggi, yakni 501 orang, sekaligus menjadi kelurahan dengan jumlah penduduk pindah terbanyak, yaitu 369 orang.

Di Dayeuhluhur tercatat 30 kelahiran, 63 kematian, 301 penduduk datang, dan 152 penduduk pindah. Warudoyong mencatat 10 kelahiran, 37 kematian, 49 penduduk datang, dan 42 penduduk pindah.

Sementara Nyomplong mencatat 6 kelahiran, 20 kematian, 43 penduduk datang, dan 57 penduduk pindah. Di Kelurahan Benteng terdapat 15 kelahiran, 60 kematian, 132 penduduk datang, dan 91 penduduk pindah.

Baca Juga: Lembah Tidar Campground Sukamakmur, Berkemah Dekat Curug Ciherang Cocok untuk Liburan Keluarga

13.401 Penduduk Berusia Sekolah

Berdasarkan kelompok usia sekolah, Kecamatan Warudoyong memiliki 13.401 penduduk berusia 7 hingga 18 tahun.

Kelompok usia SD atau 7-12 tahun menjadi yang terbesar dengan jumlah 6.887 orang. Kemudian kelompok usia SMP 13-15 tahun sebanyak 3.305 orang dan kelompok usia SMA 16-18 tahun sebanyak 3.209 orang.

Kelurahan Sukakarya memiliki jumlah penduduk usia sekolah terbanyak dengan total 4.124 orang, terdiri dari 2.143 usia SD, 994 usia SMP, dan 987 usia SMA.

Dayeuhluhur memiliki 4.012 penduduk usia sekolah, Benteng 2.592 orang, Warudoyong 1.398 orang, dan Nyomplong 1.275 orang.

Untuk menunjang kebutuhan pendidikan masyarakat, pada 2025 Kecamatan Warudoyong memiliki 24 sekolah dasar, enam sekolah menengah pertama, dan dua sekolah menengah atas.

Baca Juga: Menjaga Nyiur Pasundan, Denting Besi Herman di Waluran Sukabumi

Fasilitas Kesehatan

Di bidang kesehatan, Kecamatan Warudoyong pada 2025 memiliki satu rumah sakit, satu klinik utama, tiga puskesmas tanpa rawat inap, tiga puskesmas pembantu, serta 10 apotek.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi salah satu penunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat di lima kelurahan yang berada di Kecamatan Warudoyong.

Produksi Padi Meningkat

Meski berada di kawasan perkotaan, Kecamatan Warudoyong masih memiliki aktivitas pertanian. Luas panen bersih padi sawah pada 2025 tercatat 588 hektare, meningkat 5,95 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 553 hektare.

Peningkatan luas panen tersebut turut diikuti kenaikan produksi. Produksi padi meningkat dari 3.874 ton pada 2024 menjadi 4.160 ton pada 2025.

Pada sektor peternakan, populasi ternak yang tercatat di Kecamatan Warudoyong meliputi 76 ekor sapi potong, empat sapi perah, 31 kuda, lima kambing, dan 630 domba.

Sementara unggas yang dibudidayakan meliputi itik, ayam ras pedaging, dan ayam buras. Kecamatan Warudoyong juga memiliki 21 kelompok tani, dengan dua di antaranya merupakan kelompok tani tingkat madya.

Ditopang 17 Menara Seluler

Dari sisi infrastruktur, jenis permukaan jalan terluas di Kecamatan Warudoyong adalah aspal dan dapat dilalui kendaraan roda empat sepanjang tahun.

Untuk mendukung konektivitas komunikasi masyarakat, terdapat 17 menara seluler pada 2025. Selain itu, terdapat tiga operator layanan komunikasi yang menjangkau setiap kelurahan di Kecamatan Warudoyong.

85 Koperasi dan 42 Restoran

Aktivitas ekonomi masyarakat Warudoyong juga ditunjang oleh berbagai sarana perdagangan. Pada 2025 tercatat terdapat tujuh kelompok pertokoan, delapan pasar, 17 minimarket/swalayan/supermarket, serta 42 restoran atau rumah makan.

Di sektor perbankan, terdapat lima unit bank umum, tujuh bank swasta, dan dua unit Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Selain perbankan, kegiatan ekonomi juga ditopang keberadaan koperasi. Kecamatan Warudoyong memiliki 85 koperasi yang terdiri atas koperasi jasa, koperasi konsumen, koperasi pemasaran, koperasi produsen, dan koperasi simpan pinjam.

Data tersebut memberikan gambaran bahwa Kecamatan Warudoyong tidak hanya menjadi salah satu kawasan permukiman di Kota Sukabumi, tetapi juga memiliki aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, serta infrastruktur komunikasi yang cukup beragam.

 

Berita Terkini