Guru MTK SMAN 3 Kota Sukabumi Go International, Terpilih ke Simposium Numerasi di Malaysia

Guru MTK SMAN 3 Kota Sukabumi Go International, Terpilih ke Simposium Numerasi di Malaysia

Widia Siti Prayudi bersama Kepala SMAN 3 Kota Sukabumi Dudung Nurullah Koswara. (Sumber : Instagram/@smantiofficial).

SUKABUMIUPDATE.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan guru SMA Negeri 3 Kota Sukabumi. Guru matematika, Widia Siti Prayudi, S.Pd. terpilih sebagai salah satu dari 30 Guru Cakap Numerasi terbaik se-Indonesia pada 2026.

Tak berhenti sampai di situ, Widia kembali terpilih menjadi satu dari enam guru yang akan mendiseminasikan praktik baik numerasi dalam sebuah simposium di Malaysia pada akhir Oktober 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang bekerja sama dengan Monash University. Program ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk mengembangkan kompetensi sekaligus berbagi praktik baik dalam pembelajaran numerasi.

Dalam keterangannya yang dikutip dari disdik Jabar, Widia menjelaskan bahwa dirinya mengikuti proses pendaftaran untuk pelatihan teknis Guru Cakap Numerasi yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen dan Kemendiksus.

Baca Juga: Dipicu Sesar Aktif, Gempa Dangkal M3,5 dan M4,1 Goyang Sukabumi dan Bogor

"Alhamdulillah, saya lolos 30 besar dan mengikuti pelatihan di Jakarta. Kemudian, setelah diseminasi, terpilih lagi enam orang untuk kembali menyiarkan atau mendiseminasikan tentang numerasi pada kegiatan simposium di Malaysia akhir bulan ini," ujar Widia.

Dalam kegiatan simposium tersebut, para peserta akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Hal ini karena program tersebut bekerja sama dengan Monash University yang menghadirkan narasumber utama dari perguruan tinggi tersebut.

Ketika ditanya mengenai penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan internasional itu, Widia menyatakan kesiapannya.

"Oh, bisa, insyaallah," jawabnya.

Baca Juga: Viral Dugaan Bullying di Nagrak Sukabumi, Pelajar SMP Alami Patah Tulang Tertutup

Prestasi Widia mendapat apresiasi dari civitas academica SMAN 3 Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMAN 3 Kota Sukabumi Dr. Dudung Nurullah Koswara, M.Pd menyampaikan rasa bahagia dan bangga atas capaian salah satu guru terbaiknya yang mampu membawa praktik pembelajaran numerasi ke forum internasional.

“Guru Smanti ternyata walaupun yang diampu adalah matematika, sangat numerik, tetapi kemampuan bahasa Inggrisnya luar biasa sehingga lolos ke luar negeri, disponsori dan diberi beasiswa oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” ujarnya. 

Menurut perwakilan sekolah, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa guru matematika tidak hanya dituntut menguasai bidang akademik yang diampunya, tetapi juga perlu memiliki kompetensi lain untuk mendukung pengembangan pendidikan.

Baca Juga: Prabowo Lantik Wakil Panglima TNI, BNPB hingga 4 Wakil Menteri, Ini Daftarnya

Widia juga mendapatkan dukungan berupa beasiswa dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mengikuti kegiatan tersebut di luar negeri.

Di akhir penyampaiannya, Widia menitipkan pesan kepada seluruh guru di Indonesia agar turut mengambil peran dalam meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik.

"Numerasi bukan tanggung jawab guru matematika saja, tetapi tanggung jawab kita semua. Sebab, numerasi merupakan bekal penting dalam mengasah life skill (kecakapan hidup) dan kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa numerasi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga menjadi kunci dalam mengembangkan kecakapan hidup (life skill), kemampuan memecahkan masalah (problem solving), serta menyelesaikan berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Doa Al Karbi yang Dibaca Nabi Muhammad SAW Saat Menghadapi Kesedihan dan Kesulitan

"Numerasi adalah kunci dari life skill, problem solving, dan penyelesaian masalah dalam setiap kehidupan," pungkas Widia.

Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi SMAN 3 Kota Sukabumi sekaligus menunjukkan bahwa guru dari daerah memiliki kesempatan untuk berkontribusi dan berbagi pengalaman dalam pengembangan pendidikan di tingkat internasional.

Sementara itu dikutip dari laman Kemendikdasmen, numerasi adalah kemampuan berpikir untuk menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari- hari dalam berbagai jenis konteks yang relevan dengan individu.

Sementara, kompetensi numerasi adalah kemampuan guru untuk mendampingi peserta didik dalam mengakses, menggunakan, menafsirkan, dan mengomunikasikan informasi dan ide matematika untuk mengelola berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk melengkapi model kompetensi guru dengan peta kompetensi numerasi, serta memberikan acuan bagi guru agar mampu memetakan perjalanan pembelajaran (learning journey) diri terkait numerasi secara komprehensif dan terstruktur, sekaligus memberikan acuan bagi lembaga penyelenggara pendidikan dan pelatihan dalam merancang dan melaksanakan program pelatihan dan pendampingan guru terkait kompetensi numerasi.

 

Berita Terkini