SUKABUMIUPDATE.com – Sandal di lokasi penemuan mayat perempuan, di Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menjadi petunjuk penting. Polisi masih menunggu hasil otopsi atas jenazah perempuan yang ditemukan sudah dalam keadaan rusak di areal kebun jati milik warga di kawasan Kampung Margaluyu 2, RT 7 RW 5, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Selasa 13 Oktober 2026 pagi.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi, Iptu Dudi Suharyana menjelaskan dari hasil olah TKP awal, jenazah berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi pakaian bagian atas terbuka (kaos hitam), sementara bagian bawah mengenakan celana celana jeans warna biru tua.
Penyidik Lanjut Dudi, juga menemukan sejumlah petunjuk di sekitar lokasi, termasuk sandal yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban. Selain sandal, juga ditemukan hoodie yang menjadi bahan pendalaman penyidik.
Baca Juga: KBRI Laporkan WNI Jadi Korban Serangan Udara di Riyadh Arab Saudi
Pemeriksaan luar terlihat ada luka di tubuh korban. “Kami mengindikasikan, beberapa luka diduga akibat dari benda tumpul,” ujar Dudi kepada sukabumiupdate, Rabu (14/10/2026).
Meski demikian, Dudi mengungkapkan bahwa penyidik belum dapat memastikan penyebab kematian. Masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh, diperlukan untuk mengetahui apakah luka tersebut berkaitan dengan tindak kekerasan atau penyebab lain yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Jenazah masih di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, untuk menjalani otopsi sesuai kebutuhan penyelidikan dan penyidikan," tambahnya.
Baca Juga: Situasi Timur Tengah Memanas, PSSI Kaji Ulang Lawan Timnas Indonesia pada November 2026
Dugaan Hewan Liar
Hoodie abu-abu bertulisan warna merah di lokasi penemuan mayat perempuan di Ciemas Sukabumi
Polisi juga mendalami kondisi lokasi penemuan jenazah yang berada di area kebun yang jauh dari pemukiman warga. Kondisi tersebut memungkinkan adanya hewan liar di sekitar lokasi.
Mencari Jejak Orang Hilang
Mayat tersebut pertama kali ditemukan petani warga setempat, Jumrowi, sekira pukul 07.00 WIB yang saat itu baru selesai mengarit rumput. Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, menjelaskan tak ditemukan identitas di sekitar mayat perempuan tersebut.
Ditemukan posisi terlentang berjarak sekitar 100 meter dari akses jalan dan 350 meter dari pemukiman warga. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans panjang warna gelap kaos hitam, dan bra, juga ditemukan hoodie atau sweater abu-abu di bawah kepala mayat.
Baca Juga: Cemas Lahan Garapan Terdampak, Petani Usulkan Lokasi Alternatif Yonif TP 345 Sukabumi
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Ciemas atau Polres Sukabumi," pungkas AKP Deni Miharja.














