SUKABUMIUPDATE.com – Warga Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, geger dengan penemuan seorang perempuan tanpa identitas (Mrs. X) di area perkebunan jati milik Selasa (13/10/2026) pagi. Pertama kali ditemukan petani warga setempat, Jumrowi, sekira pukul 07.00 WIB yang saat itu baru selesai mengarit rumput.
Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, menjelaskan setelah menerima laporan dari saksi, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan TKP. Dia menjelaskan tak ditemukan identitas di sekitar mayat perempuan tersebut. Ditemukan dalam posisi terlentang berjarak sekitar 100 meter dari akses jalan dan 350 meter dari pemukiman warga.
Baca Juga: Jelang Piala Asia 2027, Isu Keamanan Riyadh Picu Kekhawatiran, Jepang Resmi Mengundurkan Diri!
Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans panjang warna gelap kaos hitam, dan bra, juga ditemukan hoodie atau sweter abu-abu dibawah kepala mayat. Kondisi tubuh korban sudah mengalami pembusukan lanjut serta dipenuhi belatung, khususnya di bagian wajah dan kaki.
Usai melakukan olah TKP, Polsek Ciemas bersama Tim Reskrim Polres Sukabumi, Tim Identifikasi (Inafis), Pamapta III, Kasi Dokkes, serta unsur Pemerintah Desa Girimukti melakukan langsung sekira pukul 08.30 WIB, mayat perempuan langsung dievakuasi. Pengamanan TKP, pengamatan, pemotretan, pemeriksaan luar terhadap jasad korban, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi," tambah AKP Deni.
Baca Juga: Korban Laka Laut Pantai Cibuaya Sukabumi: Muhamad Zubair, Yatim Tulang Punggung Keluarga
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui secara pasti. Guna penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap penyebab pasti kematian korban, polisi memindahkan jasad Mrs. X untuk dilakukan autopsi. "Untuk tindakan selanjutnya, jasad korban kami evakuasi dan akan dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Ciemas atau Polres Sukabumi," pungkas AKP Deni Miharja.
Dari foto-foto di TKP, mayat perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi telentang, dengan pakaian kaos hitam tersingkap, hingga busana dalam (BH) terlihat jelas. Kancing celana jeans mayat juga terbuka hingga memperlihatkan pakaian dalamnya.















