Api di Gunung Jayanti Sukabumi Belum Padam hingga Malam, 15 Personel Damkar Masih Siaga

Api di Gunung Jayanti Sukabumi Belum Padam hingga Malam, 15 Personel Damkar Masih Siaga

Kobaran api terlihat membentang di lereng Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (10/10/2026) malam. (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran yang melanda kawasan perbukitan Gunung Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, masih terlihat hingga Sabtu (10/10/2026) malam. Kobaran api tampak membentang di lereng bukit dan memancarkan cahaya merah yang terlihat jelas dari kejauhan.

Berdasarkan pantauan sukabumiupdate.com hingga menjelang pukul 21.30 WIB, lidah api membentuk garis memanjang di kawasan perbukitan. Cahaya kobaran api bahkan terlihat dari jalur jalan raya utama hingga kawasan Jembatan Palabuhanratu.

Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan berdasarkan pemantauan petugas, kondisi kebakaran pada Sabtu malam masih terpantau aman dan terkendali.

Meski demikian, petugas mewaspadai potensi penyebaran api yang dapat dipengaruhi embusan angin. Ia berharap kondisi angin tetap mendukung agar api tidak meluas ke area lain.

Baca Juga: Geliat Budaya Dongkrak UKM, Kadispar Sukabumi Apresiasi Gairah Jaga Tradisi di Jampang Ngabhuana 3

“Untuk pemantauan malam hari ini memang masih dinilai aman terkendali terkait dengan sebaran api yang terjadi di titik lokasi kebakaran Gunung Jayanti ini. Diharapkan tidak terbantu oleh angin untuk penyebarannya. Mudah-mudahan angin cukup bersahabat dengan kita,” kata Erwin, saat di temui sukabumiupdate.com di lokasi.

Erwin menjelaskan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, personel pemadam kebakaran langsung menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk memeriksa kondisi di lapangan sekaligus melakukan penanganan.

Petugas juga sempat melakukan penyemprotan di area sekitar gedung Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah tersebut dilakukan karena api dilaporkan sudah mendekati bangunan tersebut.

Baca Juga: Buka Jampang Ngabhuana 3, Bupati Sukabumi Asep Japar Upayakan Dana Hibah Tahun Depan

“Malahan kami juga sempat melakukan penyemprotan area dekat gedung BMKG ini karena api sudah mau mendekati gedung BMKG,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, Erwin mengatakan pihaknya masih melakukan identifikasi awal. Namun berdasarkan dugaan sementara, kebakaran tersebut diperkirakan berkaitan dengan aktivitas pembakaran yang dilakukan pihak yang tidak bertanggung jawab. 

“Kalau secara identifikasi memang kami baru prediksi ini dari pembakaran oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.

Baca Juga: Dampak Kemarau Panjang, Pemkab Sukabumi Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Mekarsari

Demi mengantisipasi perkembangan situasi, petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan diperkuat satu unit kendaraan penyelamatan atau rescue.

Adapun jumlah personel yang disiagakan berkisar 13 hingga 15 orang. Petugas terus memantau perkembangan kebakaran untuk mengantisipasi kemungkinan api meluas.

“Insyaallah kami tetap siaga karena sesuai moto kami, pantang pulang sebelum padam,” tegas Erwin.

 

Berita Terkini