Tukang Bangunan Asal Warudoyong Sukabumi Tewas Tergantung di Lokasi Proyek

Sabtu 03 Februari 2024, 21:41 WIB
Lokasi proyek tempat korban ditemukan tewas tergantung yakni di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. | Foto: Istimewa

Lokasi proyek tempat korban ditemukan tewas tergantung yakni di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Pria berinisial HK (23 tahun) asal Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, tewas tergantung di lokasi proyek pembangunan ruko di Jalan RA Kosasih, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jumat malam, 2 Februari 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, HK ditemukan meninggal dunia sekira pukul 23.00 WIB. HK adalah tukang bangunan yang sedang mengerjakan proyek ruko tersebut bersama sepupunya bernama Subana (33 tahun), sekaligus saksi di lokasi kejadian.

Kapolsek Cibeureum AKP Suwaji mengatakan korban sempat menerima telepon dari seseorang. Ketika itu Subana mengajak korban pulang ke kontrakan yang tidak terlalu jauh dari tempat mereka bekerja. Namun entah apa yang terjadi, Subana pulang lebih dulu ke kontrakan.

Baca Juga: Terseret Longsor, 3 Bocah Nyalindung Sukabumi Tewas Tenggelam di Galian Proyek

"Saksi duluan ke kontrakan di dekat pangkas rambut. (Korban) ditunggu di kontrakan, tapi tidak kunjung datang. Saksi akhirnya mencari ke pangkalan ojek Selakaso dan ke gudang Berdikari (tempat nongkrong korban), tidak ada," kata pada Sabtu (3/2/2024).

Subana yang penasaran kemudian mencari korban ke lokasi proyek dan didapati korban sudah tewas tergantung. “Saksi penasaran mencari di ruko yang sedang dibangun. Mengecek ke dalam ruko dan melihat korban dalam posisi tergantung di tiang simpul," ujar Suwaji.

Dalam keadaan panik, saksi langsung melaporkan temuannya ke kepolisian terdekat. "Polsek Cibeureum dan Inafis Polres Sukabumi Kota ke lokasi melakukan olah TKP,” ucapnya.

Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Kepolisian lalu melaporkan kepada pihak keluarga korban mengenai kematian HK.

"Keluarga korban menolak autopsi, sedangkan untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD R Syamsudin SH, keluarga menyanggupi sehingga dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter rumah sakit. Surat pernyataan keluarga untuk tidak autopsi atau pemeriksaan luar (terlampir)," kata Suwaji.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu handphone merek Hammer hitam, satu pasang sandal merek Swallow warna hitam, dan satu tangga baja ringan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi04 Mei 2024, 23:13 WIB

Mau Diperbaiki? Jembatan Reyot Penghubung Waluran-Surade Sukabumi Ditinjau Staf Kemenlu

Jembatan gantung yang berada di aliran Sungai Cikarang, Kampung Cukangbayur, Desa Caringinnunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, kondisinya sudah lapuk.
Pemdes Caringinnunggal Kecamatan Waluran. Staf Kemenlu, Relawan dan Pemdes saat meninjau Jembatan Gantung Sungai Cikarang | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi04 Mei 2024, 22:54 WIB

58 Persen Masyarakat Kabupaten Sukabumi Kurang Puas Atas Kinerja Marwan-Iyos

Lembaga Kajian dan Penelitian Skala Institute, merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi dibawah kepemimpinan Bupati Marwan Hamami dan Wakil Bupati Iyos Somantri.
Gedung Pendopo Kabupaten Sukabumi | Foto : Ist
Sukabumi04 Mei 2024, 21:49 WIB

Niat Cari Kerja: Pelaku Tolak Sodomi hingga Duel Sebelum Bunuh Pria di Citepus Sukabumi

Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri, mengatakan bahwa pelaku berinisial A (20 tahun) awalnya mendatangi Ceceu ini dengan niat mencari kerja, sebelum akhirnya membunuh korban
Pelaku pembunuhan setelah ditangkap di Mapolsek Parungkuda Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi04 Mei 2024, 21:09 WIB

Pemkab Sukabumi Akan Relokasi Rumah yang Terdampak Longsor di Cibadak

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berencana merelokasi warga terdampak longsor di Kampung Cibatu Hilir RT 01/RW 11, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang berdampak pada belasan rumah.
Foto udara lokasi longsor di Kampung Cibatu Hilir RT 01/11, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Instagram/@kiekiesukabumi
Sehat04 Mei 2024, 21:00 WIB

8 Cara Sehat Menyembuhkan Asam Urat Agar Tidak Kambuh di Malam Hari

Berikut Sederet Cara Sehat Menyembuhkan Asam Urat Agar Tidak Kambuh di Malam Hari yang Bisa Dilakukan.
Ilustrasi - Pijat Ringan untuk Meringankan Penyakit Asam Urat (Sumber : Freepik/freepik)
Sukabumi Memilih04 Mei 2024, 20:46 WIB

Survei Terbaru Elektabilitas 17 Calon Bupati Sukabumi: Tidak Ada Sosok yang Kuat

asil survei dirilis oleh Lembaga Kajian dan Penelitian Skala Institute bekerjasama dengan Litbang Sukabumiupdate.com.
Ilustrasi pasangan calon bupati/wakil bupati Sukabumi dari jalur perseorangan atau independen | Foto : Sukabumi Update
Life04 Mei 2024, 20:00 WIB

6 Dampak Buruk Terlalu Memanjakan Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

Terlalu memanjakan anak rupanya memiliki dampak buruk bagi perkembangan anak jika sudah tumbuh dewasa. Ini yang perlu diperhatikan para orang tua.
Ilustrasi. Dampak buruk terlalu memanjakan anak. Sumber foto : Pexels/ Pavel Danilyuk
Sukabumi04 Mei 2024, 19:40 WIB

Sukabumi Dinilai Stagnan, Koalisi 5 Partai Cenderung Usung Figur Alternatif di Pilkada

ima partai politik yaitu, PKB, PKS, Demokrat, PAN dan PDIP secara resmi berkoalisi di Pikada Kabupaten Sukabumi 2024. Deklarasi koalisi digelar di salah satu kafe di Jalan Cemerlang, Kota Sukabumi, Sabtu, (4/5/2024).
Deklarasi koalisi 5 partai, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PDIP | Foto : Asep Awaludin
Sehat04 Mei 2024, 19:00 WIB

5 Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Penderita Asam Urat Sebaiknya Mengetahui Apa Saja Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Guna Mencegah Serangannya Kambuh.
Ilustrasi. Jenis Ikan Laut Tinggi Purin yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat (Sumber : Pexels/OzielGomez)
Sukabumi04 Mei 2024, 18:57 WIB

Di Kubur Berdampingan, Pasutri Tewas Tertabrak Kereta di Kebonpedes Sukabumi Dikenal Ramah

Dalam prosesi pemakaman, berlangsung haru serta diiringi isak tangis keluarga. Mengingat semasa hidup korban yang baik dan suka bersosialisasi dengan tetangga.
Suasana saat pemakaman jenazah suami istri korban tertabrak kereta di Kampung Gunung Kebonpedes Kabupaten Sukabumi | Foto : Asep Awaludin