Bullying dan Netralitas ASN, Pesan Pj Wali Kota untuk Aparatur Disdikbud Sukabumi

Rabu 17 Januari 2024, 07:52 WIB
Kegiatan penyerahan penghargaan di kantor Disdikbud Kota Sukabumi pada Senin, 15 Januari 2024. | Foto: Website Pemkot Sukabumi

Kegiatan penyerahan penghargaan di kantor Disdikbud Kota Sukabumi pada Senin, 15 Januari 2024. | Foto: Website Pemkot Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menyerahkan penghargaan bagi tujuh orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi yang telah memasuki masa purna-bakti.

Penyerahan dilakukan dalam kegiatan pembinaan pegawai yang dilaksanakan di kantor Disdikbud pada Senin, 15 Januari 2024. Dalam kegiatan tersebut diserahkan pula secara simbolis Surat Keputusan Perpanjangan Kontrak bagi 66 orang pegawai non-ASN.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat ketika diwawancarai menyampaikan dalam kegiatan itu terdapat beberapa hal yang ditekankan kepada jajaran Disdikbud, salah satunya penanganan dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah atau bullying.

“Memberikan pelayanan yang menyenangkan kepada para siswa. Sekarang beda paradigmanya dengan masa lalu. Sesuai Permendikbudristek 46/2023 terkait pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, maka di setiap sekolah kita sudah bentuk tim pencegahan dan penanganan kekerasan dan di tingkat kota ada Satgas-nya," kata dia.

Baca Juga: Disdikbud Targetkan Tahun 2024 Prestasi Pendidikan di Kota Sukabumi Meningkat

Punjul menyebut hal lain yang disampaikan adalah penerapan konsep pendidikan yang menyenangkan bagi murid PAUD yang beranjak ke jenjang SD. “Dari PAUD ke SD harus ada transisi yang menyenangkan. Jangan sampai pelajar merasa tertekan karena harus sudah tahu tentang matematika, menulis, dan sebagainya," ujarnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat diwawancarai menyampaikan apresiasinya kepada Disdikbud yang dinilai bergerak cepat untuk mengimplementasikan surat edaran kedisiplinan pegawai. “Alhamdulillah Disdikbud gerak cepat menanggapi surat edaran terkait kedisiplinan pegawai dan juga hasil rapat pimpinan pekan lalu," katanya.

Kusmana pun mengingatkan ASN Disdikbud untuk menjaga netralitas selama Pemilu 2024 dan menjalankan tugas sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. (ADV)

Sumber: Website Pemkot Sukabumi

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang
Life22 Mei 2024, 14:00 WIB

Kepribadian dan Hati yang Baik, 10 Hal Menarik Ini Bisa Bikin Jatuh Cinta!

Orang yang menarik cenderung bisa membuat pasangan merasa aman, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting.
Ilustrasi. Kepribadian dan Hati yang Baik, Intip Apa Saja Hal Menarik yang Bisa Bikin Jatuh Cinta! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Bola22 Mei 2024, 13:45 WIB

Siap Hadapi Madura United di Final, Bojan Pastikan Seluruh Pemain Bugar

Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series.
Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series. | Foto: persib.co.id/Amandeep Rohimah
Kecantikan22 Mei 2024, 13:30 WIB

Serum, Pelembab hingga Toner, Ini 9 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Niacinamide membantu memperbaiki penghalang kulit, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, polusi, dan faktor lingkungan lainnya.
Ilustrasi. Skincare Niacinamide untuk Kulit Wajah. (Sumber : Pexels/shvetsproduction)
Sukabumi22 Mei 2024, 13:02 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tegalbuleud

Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako, alat mandi, kasur lipat, alat dapur, makanan siap saji, paket makanan anak, dan lain lain.
Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi, salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 13:00 WIB

Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat!

Mengelola gula darah memerlukan pendekatan yang holistik, meliputi perubahan gaya hidup, diet, aktivitas fisik, dan manajemen stres.
Ilustrasi. Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Sehat22 Mei 2024, 12:45 WIB

Punya Hipertensi? Hindari 7 Makanan Tinggi Garam Ini Agar Tekanan Darah Aman

Bagi seseorang yang memiliki riwayat atau mengalami hipertensi sebaiknya hindari untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi garam, karena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular
Hindarilah 7 makanan tinggi garam ini jika mempunyai tekanan darah tinggi atau hipertensi (Sumber : Freepik/@Racool_studio)