Guru SMP di Sukabumi yang Diduga Lecehkan Dua Siswinya Resmi Ditahan Polisi

Minggu 07 Mei 2023, 20:18 WIB
Ilustrasi. Guru SMP yang diduga lecehkan dua siswinya di Kota Sukabumi kini resmi ditahan polisi. (Sumber : Freepik)

Ilustrasi. Guru SMP yang diduga lecehkan dua siswinya di Kota Sukabumi kini resmi ditahan polisi. (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMPN) di Kota Sukabumi memasuki babak baru.

Usai dilaporkan ke pihak kepolisian oleh orang tua korban pada 17 Maret 2023 lalu, oknum guru berinisial CS (51 tahun) itu terbukti melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dan kini resmi telah ditahan di Mapolres Sukabumi Kota.

CS dijebloskan ke penjara berdasarkan surat perintah penahanan nomor: SP.Han/61/IV/ RES.1./2023/Sat Reskrim, per tanggal 11 April 2023.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Iptu Astuti Setyaningsih membenarkan kabar penahanan oknum guru mesum tersebut.

"Betul, kami Unit 2 (PPA) Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota telah mengamankan terduga pelaku pelecehan kepada dua orang siswinya pada 11 April 2023," ujar Iptu Astuti kepada awak media, Minggu (7/5/2023).

Baca Juga: Diduga Lecehkan Dua Siswinya, Guru SMP di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi

Adapun modus operandi yang dilakukan oleh terduga pelaku, lanjut Astuti, yaitu meraba-raba bagian sensitif tubuh korban ketika hendak mengumpulkan makalah. "Kejadiannya terjadi di lingkungan sekolah," ungkap Astuti.

Dalam kasus tersebut, kata Astuti, penyidik unit PPA Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota mengamankan barang bukti berupa 1 lembar Kartu Keluarga (KK), 1 lembar akta lahir dan 1 pasang seragam sekolah SMP.

Terduga pelaku terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara ditambah pemberatan 1/3 putusan vonis pengadilan dikarenakan korban masih anak di bawah umur.

"Ancaman tersebut sesuai pasal yang diterapkan, yakni Pasal 82 UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 01 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, oknum guru Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Sukabumi dilaporkan ke Polisi atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap dua siswi perempuan yang masih duduk di kelas 8.

Pelaku dilaporkan orang tua korban berinisial DS (41 tahun) yang didampingi suaminya IP (43 tahun) ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi Kota, Jumat 17 Maret 2023.

"Kejadian itu terjadi sekitar bulan Januari tahun ini, tapi anak saya baru berani bilang. Korbannya bukan hanya anak saya, tapi ada juga temannya yang dipegang payudaranya oleh guru itu, sampe tangannya masuk ke dalam baju, kalau ke anak saya sih pake buku menyentuhnya," ujar DS kepada sukabumiupdate.com pada Sabtu 18 Maret 2023.

Menurut DS, oknum tersebut diketahui bukan hanya kali ini melakukan pelecehan terhadap muridnya, bahkan sebelum mengajar di sekolah yang sekarang, oknum guru itu juga pernah tersandung kasus yang sama di sekolah yang dulu, hingga akhirnya dipindah tugaskan ke sekolah yang sekarang.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi12 Juli 2024, 23:56 WIB

Diduga Pakai Sianida, Pengolahan Emas di Bojong Pari Sukabumi Resahkan Warga

Sungai pun turut tercemar, aktivitas pengolahan emas di Bojong Pari Waluran Sukabumi tersebut hingga saat ini kata warga belum tersentuh oleh penegak hukum.
Tong tempat pengolahan emas di Kampung Bojong Pari, Desa Waluran Mandiri, Waluran Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi12 Juli 2024, 22:52 WIB

Puluhan UMKM Ramaikan Event Jampang Ngabhuana 2 di Surade Sukabumi

Sebanyak 40 pelaku UMKM meramaikan event tahunan Jampang Ngabhuana 2 di lapang Lodaya Setra Surade Sukabumi.
Pelaku UMKM ramaikan event Jampang Ngabhuana 2 di lapang lodaya setra Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)
DPRD Kab. Sukabumi12 Juli 2024, 22:32 WIB

Dukung Aksi Demo HMI soal Truk ODOL, DPRD Sukabumi Minta Dishub Tegakan Aturan

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar dukung aksi unjuk rasa HMI kepada Dishub terkait penegakan aturan jam operasional truk ODOL.
Demo massa HMI cabang Sukabumi di kantor Dishub Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi12 Juli 2024, 22:05 WIB

Disdik Kabupaten Sukabumi Beri Beasiswa Tahfidz Quran untuk 64 Pelajar

Disdik Kabupaten Sukabumi memberikan beasiswa tahfidz quran tingkat SMP tahun 2024 kepada 64 pelajar. Ini harapannya.
64 pelajar SMP yang mendapatkan beasiswa Hafidz Quran di Kantor Disdik Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/7/2024). (Sumber : Istimewa)
Nasional12 Juli 2024, 21:35 WIB

Lewat Perpres, Jokowi Obral HGU IKN ke Investor hingga 190 Tahun

Presiden Jokowi teken Perpres kebut pembangunan IKN Nusantara, investor bisa pakai HGU hingga 190 Tahun.
Presiden Joko Widodo saat melakukan groundbreaking pembangunan gedung kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Kawasan IKN Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, 5 Juni 2024. (Sumber : BPMI Setpres)
Sukabumi12 Juli 2024, 21:15 WIB

Dinilai Tak Tegas Tegakan Aturan Jam Operasional Truk, Dishub Sukabumi Digeruduk HMI

HMI Cabang Sukabumi geruduk kantor Dishub Kabupaten Sukabumi di Cikembar, desak tegakkan Perda terkait jam Operasional Truk ODOL.
Aksi unjuk rasa HMI di depan kantor Dishub Kabupaten Sukabumi,  Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikembar, Jumat (12/7/2024). (Sumber : SU/Ibnu)
Life12 Juli 2024, 21:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Pria yang Menyukaimu Secara Diam-diam

Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali.
Ilustrasi - Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali. (Sumber : Freepik/Pressfoto)
Sehat12 Juli 2024, 20:00 WIB

8 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi

Mengelola kolesterol tinggi dengan perubahan gaya hidup dan, jika perlu, obat-obatan adalah kunci untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Ilustrasi. Olahraga Rutin. Pengobatan rumahan adalah salah satu cara untuk mengatasi kolesterol tinggi. Sumber: Freepik/freepik
Sukabumi12 Juli 2024, 19:32 WIB

Potensi Cisolok, Surga Wisata Alam hingga Budaya di Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu kecamatan yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa
Kantor Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Istimewa
Sehat12 Juli 2024, 19:28 WIB

Bupati Sukabumi Apresiasi RSUD Sekarwangi dan RSHS Kerja Sama Pengampuan Layanan KJSU

Apresiasi kerja sama RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung dalam pengampuan layanan KJU, ini harapan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.
Jajaran RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung berfoto bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)