Lewat Bimtek Karya Tulis Ilmiah, Pemkot Sukabumi Dorong Transformasi Pendidikan

Selasa 07 Maret 2023, 15:38 WIB
Disdikbud Kota Sukabumi menggelar bimbingan teknis penyusunan karya tulis ilmiah bagi guru di Hotel Santika, Sukabumi, Selasa (7/3/2023). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Disdikbud Kota Sukabumi menggelar bimbingan teknis penyusunan karya tulis ilmiah bagi guru di Hotel Santika, Sukabumi, Selasa (7/3/2023). | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi menggencarkan bimbingan teknis penyusunan karya tulis ilmiah tentang inovasi pembelajaran bagi guru di Hotel Santika, Sukabumi, Selasa (7/3/2023). Kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini mendorong lahirnya guru hebat dengan rajin menulis karya ilmiah.

''Kegiatan ini meningkatkan kemampuan karya tulis, salah satu indikator jadi guru hebat mampu melahirkan karya tulis ilmiah,'' kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Fahmi mengatakan saat ini semua guru didorong melahirkan karya tulis ilmiah sebagai bukti layak menjadi pendidik. Dia bersyukur Disdikbud Kota Sukabumi akan terus mengeksplorasi karya tulis ilmiah para guru. Dalam acara ini Fahmi mengungkapkan ada tiga disrupsi yang memengaruhi budaya dalam kegiatan mengajar.

Pertama, pandemic disruption, di mana berdampak pada ekonomi, pendidikan, dan lainnya. Kedua, disrupsi milenial, di mana 59 persen kalangan milenial menunjukkan pola yang harus dilakukan perubahan. Ketiga, disrupsi digital yakni percepatan teknologi yang berdampak pada pendidikan.

''Karya ilmiah guru merupakan gagasan kreatif yang dikeluarkan berdasakan data yang akurat, dianalisis tajam, dan diakhiri kesimpulan relevan,'' kata Fahmi.

Baca Juga: Kadisdikbud Kota Sukabumi Bicara Kurikulum Merdeka dan Indonesia Emas 2045

Kepala Disdikbud Mohammad Hasan Asari mengatakan, secara personal, karya tulis ilmiah merupakan salah satu dorongan terhadap peningkatan karier para guru. Sementara secara kelembagaan, bimbingan teknis penyusunan karya tulis ilmiah ini mendukung proses adaptasi guru dengan kondisi pembelajaran saat ini.

"Pak wali mengatakan banyak perusahaan-perusahaan besar gulung tikar karena tidak bisa bertransformasi. Oleh karena itu, sistem pembelajaran pun untuk guru harus mampu bertransformasi, dari sistem pembelajaran tradisional ke sistem pembelajaran modern, di mana dimulai dengan penulisan karya tulis ilmiah," kata Hasan.

Sumber: Website KDP Setda Kota Sukabumi

(Advertorial)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi23 April 2024, 21:55 WIB

Rumah Tertimpa Tembok Bangunan Ambruk, Lansia di Nagrak Sukabumi Terpaksa Mengungsi

Dua rumah warga yang salah satu penghuninya merupakan lansia di Nagrak Sukabumi alami kerusakan usai terdampak longsor saat hujan deras.
Kondisi rumah lansia di Nagrak Sukabumi yang alami kerusakan usai tertimpa tembok bangunan rumah warga lainnya yang ambruk karena longsor. (Sumber : P2BK Nagrak)
Sehat23 April 2024, 21:00 WIB

Lawan Asam Urat dengan 8 Obat Alami Ini, Solusi Sehat Kurangi Frekuensi Serangannya

Mengobati asam urat dengan bahan alami dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah serangan yang lebih parah.
Ilustrasi Kunyit - 
Mengobati asam urat dengan bahan alami dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah serangan yang lebih parah.  (Sumber : Freepik.com/@azerbaijan_stockers)
Sukabumi23 April 2024, 20:30 WIB

Banyak PJU Mati, Jalan Di Depan Komplek Perkantoran Palabuhanratu Gelap di Malam Hari

Ruas Jalan Sudirman di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi kondisinya gelap di malam hari, karena lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) banyak yang tidak menyala alias mati.
Kondisi lampu PJU di ruas jalan Sudirman, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, banyak yang tidak menyala | Foto : Ilyas Supendi
Gadget23 April 2024, 20:30 WIB

10 Rekomendasi HP Samsung Harga Rp 1 Jutaan yang Punya Spesifikasi Bagus

HP dari Samsung ini menawarkan solusi untuk memiliki smartphone dengan fitur yang cukup lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Ilustrasi Samsung A03- HP dari Samsung ini menawarkan solusi untuk memiliki smartphone dengan fitur yang cukup lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya besar. (Sumber : samsung.com).
Sukabumi23 April 2024, 20:05 WIB

Viral Emak-emak Ngamuk Maksa Minta Sedekah di Sukabumi, Polisi Turun Tangan

Emak-emak pengemis viral yang ngamuk maksa minta sedekah terekam berulah di Cibeureum dan Baros Sukabumi.
Kolase foto tangkapan layar video viral emak-emak ngamuk maksa minta sedekah di Sukabumi. (Sumber : TikTok esapperdana)
Life23 April 2024, 20:00 WIB

10 Kebiasaan Orang Sopan yang Membuatnya Dihormati dan Disegani

Kebiasaan-kebiasaan sopan membantu menciptakan lingkungan yang positif, menghormati, dan saling mendukung dalam interaksi sosial, sehingga membuat orang yang melakukannya dihormati dan disegani oleh orang lain.
Ilustrasi. Kebiasaan Orang Sopan yang Membuatnya Dihormati dan Disegani. (Sumber : Pexels/Mikhail Nilov.)
Bola23 April 2024, 19:30 WIB

Persib Bandung Siap Tampil dengan Kekuatan Terbaik Saat Jamu Borneo FC di Kandang

Persib akan tampil dengan skuad terbaik saat menjamu Borneo FC.
Persib akan tampil dengan skuad terbaik saat menjamu Borneo FC. (Sumber : Persib.co.id)
Sukabumi23 April 2024, 19:08 WIB

Kuli Bongkar Muat asal Cicurug Sukabumi Meninggal saat Kerja di Area Pabrik Isotonik

Kuli bongkar muat asal Cicurug Sukabumi meninggal saat menurunkan material gula di area TPS Pabrik Isotonik.
Ilustrasi meninggal dunia. (Sumber : Istimewa)
Sehat23 April 2024, 19:00 WIB

5 Daun Herbal untuk Menurunkan Asam Urat dan Cara Membuatnya

Sebelum menggunakan herbal untuk mengurangi kadar asam urat, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli herbal terlebih dahulu, terutama jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain atau memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya.
Daun Pepaya Rebus. Daun Herbal untuk Menurunkan Kadar Asam Urat dalam Tubuh. Foto: Instagram/@tunahousegroup
Sukabumi23 April 2024, 18:38 WIB

Anggota DPRD Minta Baznas Turun Tangan Bantu Keluarga Siswa SDN Cipeundeuy Sukabumi

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana mengatakan akan membantu mengkomunikasikan kondisi kedua siswa SDN Cipeundeuy Sukabumi yang punya inisiatif membantu orangtuanya keliling berjualan gorengan.
Murtaqil Apham Dan Muhdani Asrol dua siswa SDN Cipeundeuy 2 Desa Cipeundeuy Kecamatan Surade saat keliling berjualan gorengan | Foto : Ragil Gilang