Kebakaran Pondok Pesantren di Sukalarang Sukabumi, Kobong Santri Ludes

Selasa 03 Januari 2023, 23:41 WIB
Tangkapan layar peristiwa kebakaran di Ponpes Riadu Syamsiyah Sukabumi Selasa (3/1/2023). Para santri dilanda kepanikan. | Foto: Istimewa

Tangkapan layar peristiwa kebakaran di Ponpes Riadu Syamsiyah Sukabumi Selasa (3/1/2023). Para santri dilanda kepanikan. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren Riadu Syamsiyah di Kampung Cimanggu RT 03/01 Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Selasa (3/1/2023) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, namun bangunan kobong atau tempat tidur santri ludes terbakar.

Berdasarkan informasi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, kobaran api di Ponpes tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran kurang lebih 30 menit.

Sementara itu Kapolsek Sukalarang AKP Asep Jenal Abidin mengatakan, saat terjadi kebakaran, para santri sedang mengikuti pengajian di Majelis Ponpes Riadu Syamsiah yang lokasinya terpisah dari bangunan yang terbakar.

Baca Juga: Gali Ciri Khas Hasil Pertanian, Kecamatan Pabuaran Sukabumi Dorong UMKM Berkembang

Kobaran api, lanjut dia, awalnya diketahui oleh salah satu santri berinisial J (23 tahun) yang saat itu sedang bertugas menjaga kobong.

"Saksi saat itu tidak ikut mengaji dikarenakan bertugas jaga Kobong. Dia melihat ada percikan api yang berasal di salah satu kamar yang berada di lantai dua. Sumber api katanya berasal dari saluran atau aliran listrik," ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

"Saksi kemudian berteriak dan memanggil ustadz, bahwa ada percikan api yang diduga korsleting listrik. Kemudian ustadz dan para santri keluar dari Ponpes untuk menyelamatkan diri," sambungnya.

Asep memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir sekitar Rp 150 juta. "Yang terbakar itu gedung dua lantai berupa kobong santri yang terbuat dari kayu yang di dalamnya terdapat al-quran, kitab-kitab ngaji, pakaian santri dan uang bekal santri," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi29 Mei 2024, 01:55 WIB

3 Perahu Nelayan Karam Dihantam Gelombang Tinggi di Pesisir Ujunggenteng Sukabumi

Gelombang tinggi menghantam sejumlah perahu nelayan yang terparkir di pesisir Ujunggenteng Sukabumi.
Kondisi perahu nelayan yang karam dihantam gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi28 Mei 2024, 23:43 WIB

Cerita Pilu Korban Hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi, Meninggal Jelang Perpisahan Sekolah

Berikut cerita pilu dari ayah Satria, korban hanyut di Sungai Citatih Sukabumi yang ditemukan meninggal dunia usai tiga hari pencariah.
Kondisi di rumah duka korban hanyut di Sungai Cicatih Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sukabumi28 Mei 2024, 21:36 WIB

KA Pangrango Sukabumi-Bogor Terlambat 4 Jam Akibat Gangguan Lokomotif, KAI Minta Maaf

Gangguan lokomotif KA Pangrango Sukabumi-Bogor ini terjadi saat memasuki Stasiun Cisaat.
KA Pangrango di Stasiun Sukabumi. (Sumber Foto : Dok. PT KAI Daop 1 Jakarta)
Sukabumi28 Mei 2024, 21:06 WIB

Gelombang Tinggi Terjang Pesisir Ujunggenteng Sukabumi, Belasan Perahu Nelayan Rusak

Belasan perahu nelayan rusak usai diterjang gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi.
Kondisi perahu nelayan yang rusak diterjang gelombang tinggi di pesisir Ujunggenteng Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat28 Mei 2024, 21:00 WIB

3 Rekomendasi Olahraga untuk Penderita Asam Urat dengan Cara Melakukannya

Olahraga sangat erat kaitannya dengan asam urat karena dapat mencegah dan mengatasi serangannya di masa depan.
Ilustrasi. Olahraga sangat erat kaitannya dengan asam urat karena dapat mencegah dan mengatasi serangannya di masa depan. Sumber: Freepik/freepik
Nasional28 Mei 2024, 20:15 WIB

Gempa Dangkal M6,2 di Laut Barat Aceh, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M6,2 di Pantai Barat Aceh ini terasa di enam wilayah. BMKG beberkan pemicunya.
Episenter Gempa Aceh bermagnitudo M6,2 di Pantai Barat Simeulue. (Sumber : BMKG)
Sehat28 Mei 2024, 20:00 WIB

Apakah Seseorang yang Makan Terlalu Banyak Gula Sebabkan Diabetes? Simak Disini

Makan terlalu banyak gula sangat berisiko terkena penyakit diabetes atau gula darah.
Ilustrasi - Makan terlalu banyak gula sangat berisiko terkena penyakit diabetes atau gula darah. | Foto: Pexels.com/ RDNE Stock Project
Sukabumi28 Mei 2024, 19:41 WIB

Fasdes Berikan Edukasi Penanganan Gempa dan Tsunami di Tegalbuleud Sukabumi

Kegiatan ini bertujuan membangun masyarakat desa supaya lebih mandiri ketika menghadapi ancaman bencana.
Warga bersama Forkopimcam Tegalbuleud, perangkat desa, BPBD, Fasdes Tangguh Bencana, dan Forum PRB, melakukan simulasi penanganan gempa bumi dan tsunami, Selasa (28/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi28 Mei 2024, 19:10 WIB

Fakta-fakta Mayat Wanita di Laut Palabuhanratu Sukabumi, Saksi Temukan Jerigen

Berikut fakta-fakta penemuan mayat wanita di Laut Palabuhanratu Sukabumi menurut keterangan saksi.
Polisi dan Basarnas saat mengevakuasi jasad wanita yang ditemukan terapung di laut Palabuhanratu Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sehat28 Mei 2024, 19:00 WIB

9 Tips Aman dan Nyaman Bepergian Bagi Penderita Asam Urat, Cegah Serangannya!

Bagi penderita asam urat mesti mengetahui tips saat bepergian keluar rumah.
Ilustrasi - Bagi penderita asam urat mesti mengetahui tips saat bepergian keluar rumah. (Sumber : Freepik.com/@prostooleh).