PAN Matangkan Tiga Skema Menangkan Pilkada Sukabumi

Rabu 05 Juni 2024, 15:28 WIB
Mansurudin, Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi | Foto : Sukabumi Update

Mansurudin, Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi | Foto : Sukabumi Update

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPD PAN Kabupaten, Mansurudin menyebut hingga saat ini dukungan PAN terhadap bakal calon bupati / wakil bupati Sukabumi belum final. Menurutnya, PAN masih menggodok tiga skema dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024.

Ke tiga opsi itu, kata Mansur, diantaranya tetap bersama koalisi 5 partai (PKS, Demokrat, PKB, PDIP, dan PAN) atau bergabung dengan koalisi 3 partai (Golkar, Gerindra dan PPP), atau bahkan mengusung sendiri bakal calon Bupati Sukabumi dengan koalisi baru.

"Belum ada yang fiks, komunikasi politik masih terus dilakukan sebagai ikhtiar menyamakan persepsi dalam membangun Sukabumi yang lebih baik ke depan," kata Mansurudin kepada sukabumiupdate.com melalui sambungan telepon, Rabu (5/6/2024).

Menurut Mansurudin, saat ini ada tiga sosok bakal calon bupati / wakil bupati Sukabumi yang tengah mengikuti mekanisme di internal PAN. Yaitu Habib Mulki, Rastya Mutiarani Zahra dan Fikri Abdul Aziz. Dan ketiga sosok tersebut, kata dia, memiliki skema politik masing-masing. 

"Habib Mulki sudah menerima surat tugas dari DPP PAN sebagai calon bupati Sukabumi. Ia ditugaskan mencari pasangan dan membangun koalisi," ungkapnya. 

"Sedangkan dua bakal calon lainnya, yakni Rastya dan Fikri tengah berproses mengikuti mekanisme untuk mendapatkan surat tugas dari DPP," tambahnya.

Kendati demikian, kata Mansur, Rastya memiliki peluang besar untuk direkomendasi DPP karena sudah direstui oleh Ketua DPW PAN Desy Ratnasari.

“Pertemuan kemarin bu Desy Ratnasari pernah menyampaikan merestui teh Rastya untuk jadi Bacalon dari PAN. Tentu saja ini sangatlah mungkin ketika beliau barangkali akan mengusulkan (Rastya) ke DPP PAN,” imbuhnya.

"Sedangkan Fikri Abdul Aziz sudah resmi bergabung ke PAN dan sedang berproses mengikuti mekanisme," sambungnya.

Baca Juga: Gelar Bukber, Pengurus Baru PAN Sukabumi Bersiap Hadapi Pilkada 2024

Sodorkan 2 Putra Palabuhanratu Jadi Wakil Bupati

Mansur menjelaskan, jika berjalan skema pertama, PAN mungkin akan mendorong Rastya Mutiarani Zahra untuk menjadi pendamping Iyos Somantri. 

"Rastya kemungkinan akan disodorkan untuk menjadi pendamping Iyos Somantri. Iyos - Rastya selain mewakili gender, juga mewakili birokrat-politisi dan juga mewakili utara selatan (Ibu Kota Palabuhanratu)," paparnya.

Sedangkan skema kedua, Mansur menyebut akan menyandingkan praktisi hukum dan pengusaha asal Ibu Kota Palabuhanratu, yakni Fikri Abdul Aziz. "Kang Fikri sudah resmi memiliki KTA PAN, walaupun surat tugas dari DPP belum keluar," kata dia.

"Pasangan Asep Japar-Fikri Abdul Aziz juga memiliki peluang untuk memenangkan Pilkada. Kedua figur tersebut memiliki kekuatan yang saling melengkapi," tambahnya.

Adapun skema ketiga, Mansur menegaskan posisi Habib Mulki yang sudah mendapat tugas DPP dan lebih diproyeksikan untuk bakal calon Bupati. "Kita belum evaluasi sejauh mana Habib Mulki melakukan komunikasi politik untuk koalisi maupun pasangan calon," tuturnya.

"Jika terjadi 3 pasang calon, sebenarnya kekuatan masih imbang karena semua calon tidak ada yang memiliki elektabilitas dominan," jelasnya.

Tentang Koalisi Partai

Terkait dengan perkembangan koalisi, Mansur mengakui saat ini masih solid di koalisi 5 partai. “Masih bersama 5 partai, walaupun belum ada pembahasan terbaru terkait perjalanan koalisi,” pungkasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Pakai Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Wanita Usia 20 Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi