Marak Kasus Bullying, Simak Dampak Bagi Korban, Pelaku dan Orang yang Menyaksikannya

Minggu 20 November 2022, 13:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Sekarang ini marak sekali kasus bullying atau perundungan yang terjadi di kalangan remaja dan anak-anak di Indonesia. Sebagai informasi, bullying bisa berdampak pada psikis jangka pendek dan jangka panjang. 


Seperti yang terjadi baru-baru ini viral sebuah video aksi bullying terhadap seorang anak SMP di Bandung, Jawa Barat. Dalam video, korban mendapat perlakuan bullying secara ramai-ramai.


Dihimpun dari Suara.com yang dikutip dari Stop Bullying, berikut ini dampak yang ditimbulkan dari perilaku bullying, tidak hanya kepada korban bullying, tetapi juga pelaku dan orang yang menyaksikan bullying itu sendiri.


Dampak-dampak tersebut antara lain:


Korban Bullying


Anak yang menjadi korban bullying biasanya akan mengalami berbagai masalah serius. Permasalahan tersebut meliputi masalah kesehatan fisik, sosial, emosial, akademik, dan mental yang buruk. Dari perlakuan yang diterima dirinya akan membuat dirinya mengalami berbagai hal seperti:


1. Depresi dan kecemasan


Korban bullying biasanya akan memiliki gangguan depresi dan kecemasan. Hal ini karena meningkatnya perasaan sedih dan kesepian pada dirinya. Selain itu, perlakuan bullying yang diterimanya akan mengubah pola tidur, makan, hilangnya minat pada aktivitas yang biasa mereka nikmati. Bahayanya, permasalahan ini akan dialaminya jangka panjang hingga dewasa.


2. Keluhan kesehatan


Sebab adanya perlakuan kasar, atau ucapan yang membuatnya depresi, itu akan membuat dirinya tidak berminat untuk melakukan berbagai hal, seperti makan. Hal itu akan membuatnya mengalami gangguan kesehatan yang cukup parah.


3. Prestasi akademik menurun


Biasanya korban bullying, nilai akademiknya akan menurun. Hal ini karena perlakuan bullying yang diterimanya, membuatnya tidak fokus belajar. Selain itu, jika pelakunya berada di instansi pendidikan yang sama, akan membuatnya sering bolos karena takut bertemu.


Diketahui, sejumlah kecil anak yang mengalami bullying mungkin membalas melalui tindakan yang sangat kejam. Dalam 12 dari 15 kasus penembakan di sekolah pada 1990-an, para penembak memiliki riwayat diintimidasi.


Pelaku Bullying


Seseorang yang terbiasa melakukan tindak bullying terhadap orang lain cenderung akan melakukan hal yang sama hingga dewasa. Lebih parahnya, ia dapat melakukan hal kekerasan yang menjadikannya seorang kriminal. Dampak yang dialaminya jika terus-menerus melakukan hal tersebut di antaranya:


1. Menyalahgunakan alkohol dan narkotika


Biasanya anak yang melakukan bullying kepada orang lain, tidak peduli dengan hal yang baik dan buruk. Oleh karena itu, pelaku bullying sangat berpotensi terjun ke dalam hal buruk seperti menyalahgunakan alkohol dan narkotika.


2. Sering berkelahi


Seseorang yang melakukan bullying biasanya sering berkelahi, walaupun tidak dengan korban bullying. Mereka akan merusak properti yang ada di sekelilingnya. Selain itu ia juga berisiko putus sekolah karena banyaknya aturan yang telah dilanggarnya.


3. Melakukan seks di usia dini


Seorang pelaku bullying tidak peduli dengan hal yang baik dan buruk. Oleh karena itu, pelaku juga sangat berpotensi melakukan hubungan seksual sebelum waktunya.


4. Berpotensi menjadi kriminal


Pelaku bullying sangat berpotensi menjadi seorang kriminal. Hal ini karena kebiasaan yang dilakukannya sejak usia muda menjadikan dirinya melakukan hal yang sama saat dewasa. Selain itu, ia juga berpotensi melakukan hal yang lebih buruk sehingga menjadi kriminal.


5. Bersikap kasar terhadap pasangan


Sikap kasar yang biasa dilakukannya kepada seseorang juga dapat membuatnya melakukan hal yang sama terhadap pasangan. Hal ini akan terus dibawanya hingga ia dewasa.


Orang yang menyaksikan tindak bullying


Seseorang yang menyaksikan tindak bullying dapat berpotensi mengalami dua hal. Dua hal tersebut yaitu, ia akan meniru pelaku bullying atau merasakan hal depresi yang dialami korban bullying. Oleh karena itu biasanya mereka bisa menjadi seseorang yang buruk. Namun, dirinya juga bisa menjadi tertekan dan depresi serta rasa takut akan mengalami hal yang sama. 


Sumber: Suara.com (Fajar Ramadhan)


#SHOWRELATEBERITA


Writer: Ikbal Juliansyah

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Bola18 Juli 2024, 16:15 WIB

Nuansa Emas! Persib Bandung Rilis Jersey Baru untuk Berlaga di Piala Presiden 2024

Persib pamerkan jersey baru untuk Piala Presiden 2024.
Persib pamerkan jersey baru untuk Piala Presiden 2024. (Sumber : X@persib).
Sukabumi18 Juli 2024, 16:05 WIB

dr Aida Beberkan Hasil Autopsi Mayat Tanpa Busana di Hutan Situ Gunung Sukabumi

Jasad tanpa busana yang ditemukan oleh anjing milik seorang pemancing di Hutan Situ Gunung telah dilakukan autopsi di RSUD R Syamsudin SH, Kota Sukabumi, pada Kamis (18/7/2024).
dr. Nurul Aida Fathya, Kepala Tim Dokter Forensik RSUD R Syamsudin SH | Foto : Asep Awaludin
Film18 Juli 2024, 16:00 WIB

Akhir Dari Monsterisasi, Sinopsis dan Pemain Drama Korea Sweet Home 3

Sweet Home 3 akan menggambarkan perjuangan sengit serta menegangkan dari orang-orang yang terjebak di antara monster dan manusia. Bahkan menjadi akhir monsterisasi dan menjadi awal kelahiran manusia baru.
Akhir Dari Monsterisasi, Sinopsis dan Pemain Drama Korea Sweet Home 3 (Sumber : Instagram/@netflixid)
Nasional18 Juli 2024, 15:43 WIB

Jokowi Resmi Lantik Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Wamenkeu

Ketiga Wamen yang dilantik bersumpah untuk menjalankan tugas dengan baik.
Thomas Djiwandono dilantik menjadi Wamenkeu. | Foto: Istimewa
Film18 Juli 2024, 15:30 WIB

Mengangkat Kisah Nyata Pembajakan Pesawat, Berikut Sinopsis Film Hijack 1971

Film Hijack 1971 menarik untuk ditonton karena terinspirasi dari kisah nyata mengenai pembajakan pesawat Korean Air F27 yang terjadi di tahun 1971. Di film ini akan mengisahkan krisis para penumpang dan awak pesawat saat dibajak
Mengangkat Kisah Nyata Pembajakan Pesawat, Berikut Sinopsis Film Hijack 1971 (Sumber : X @/infodrakor_id)
Inspirasi18 Juli 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Operator Warehouse Material Minimal SMA/Sederajat, Penempatan di Pabrik Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Ilustrasi - Lowongan Kerja Operator Warehouse Material Minimal SMA/Sederajat, Penempatan di Pabrik Sukabumi (Sumber : Freepik.com).
Entertainment18 Juli 2024, 14:30 WIB

Sukses Foto Selfie Seminggu, Laura Basuki Ingin Rehat Berselfie Satu Tahun

Sukses melaksanakan challenge foto selfie selama satu minggu karena teaser film Heartbreak Motel tembus 100.000 ribu viewers, artis Laura Basuki mengaku ingin rehat satu tahun untuk berselfie.
Sukses Foto Selfie Satu Minggu, Laura Basuki Ingin Rehat Berselfie Satu Tahun (Sumber : X@/LauraBas)
Sukabumi18 Juli 2024, 14:11 WIB

Sambut HCS 2024, Disperkim Sukabumi Percantik Taman-taman di Palabuhanratu

Menjelang pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) 2024 yang tinggal beberapa hari lagi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus melakukan berbagai persiapan
Taman Bappeda di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Internasional18 Juli 2024, 14:00 WIB

Tuai Kecaman! Perancis Larang Atlet Wanita Muslim Mereka Pakai Hijab di Olimpiade Paris 2024

Prancis larang atlet wanita Muslim mereka untuk memakai hijab di Olimpiade Paris 2024.
Ilustrasi - Prancis larang atlet wanita Muslim mereka untuk memakai hijab di Olimpiade Paris 2024. (Sumber : Freepik.com/@Drazen Zigic).
Nasional18 Juli 2024, 13:47 WIB

Forum Zakat Ungkapkan Tiga Tantangan Besar Tata Kelola Zakat di Indonesia

Ketua Forum Zakat yakni Bambang Suherman mengatakan, ada tiga tantangan besar sebagai lembaga zakat yang harus dikelola dengan sungguh-sungguh.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi bersama Ketua Zakat Nasional, Bambang Suherman. | Foto: Istimewa