'Dibisiki Setan', Alasan Ayah di Cicurug Sukabumi Cabuli Anaknya Sendiri

Minggu 10 April 2022, 19:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - YA (36 tahun), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah mencabuli anak kandungnya sendiri, SA (11 tahun) hingga berulang kali.

"Dari keterangan korban, pelaku telah lima kali melakukan perbuatannya tersebut," kata Kapolsek Cicurug, Kompol Parlan, kepada sukabumiupdate.com, Minggu (10/4/2022).

lanjut, Parlan menjelaskan kronologi aksi pencabulan YA terhadap anaknya sendiri SA.

Saat itu, korban SA sedang beristirahat di dalam kamarnya sepulang berobat karena merasa kurang sehat. 

Saat itulah, pelaku melakukan aksi bejatnya, saat sang anak sedang terbaring sakit dan istrinya bekerja 'banting tulang' sebagai buruh pabrik. 

"Pelaku masuk ke dalam kamar dan mengusap kepala korban, kemudian membuka resleting baju korban serta menjamah bagian sensitif tubuh korban," ungkap Parlan. 

Baca Juga :

Dilaporkan Istri, Ayah di Cicurug Sukabumi Cabuli Anak Kandung Sendiri

photoKapolsek Cicurug Kompol Parlan saat memberikan keterangan terkait kasus seorang ayah cabuli anak kandungnya sendiri di Cicurug Sukabumi. - (Istimewa)</span

Pada saat kejadian, korban sempat berusaha bangun dari posisinya untuk kemudian keluar dari kamar. Namun, pelaku yang melihat gerakan korban langsung menarik dan menyuruhnya untuk berbaring kembali. 

Korban yang masih belasan tahun itu pun ketakutan dan tidak berdaya untuk melawan tindakan keji yang dilakukan ayah kandungnya tersebut. 

Selepas melampiaskan hasratnya, pelaku kemudian keluar dari kamar dan meminta korban untuk tutup mulut. 

Baca Juga :

Ayah Cabul di Cicurug Sukabumi Dijerat Polisi dengan UU Perlindungan Anak

YA mengakui kepada pihak penyidik, nafsu birahinya bangkit usai melihat paha anaknya dan mengaku 'dibisiki setan atau iblis' sehingga ia tega melakukan aksinya itu. 

"Dirinya (pelaku) melakukan itu (aksi cabul) karena mendapatkan 'bisikan setan' setelah nafsu melihat paha anaknya yang mulus," ucap Parlan.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku akan mendapatkan ancaman hukuman penjara bagi paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak 5 milyar rupiah. 

"Karena sudah melakukan perbuatan itu, maka yang bersangkutan (pelaku) harus mempertanggungjawabkan secara hukum," ujar Parlan.

Reporter: CRP 4

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Inspirasi29 Februari 2024, 23:54 WIB

Budaya Kerja Jadi Rahasia Kesuksesan Netflix, Bikin Betah Karyawan!

Terungkap rahasia kesuksesan netflix, budaya kerjanya bikin betah karyawan.
Gambar logo netflix. (Sumber : Pinterest)
Sukabumi29 Februari 2024, 23:54 WIB

Rindu Atraksi Barongsai, Ribuan Pengunjung Padati Bazar Cap Go Meh Kota Sukabumi

Ribuan pengunjung yang rindu atraksi Barongsai tumpah ruah penuhi Bazar Cap Go Meh di Kota Sukabumi. Ada juga bazar UMKM dilokasi acara Cap Go Meh
Ribuan Pengunjung padati Jalan Pajagalan Kota Dukabumi dapam acara Vazar Cap Go Meh pada Kamis (29/2/2024) | Foto : Asep Awaludin
Food & Travel29 Februari 2024, 23:49 WIB

Daftar 21 Merek Kurma Produk Israel, Banyak Beredar saat Ramadan

Masyarakat mulai membeli kurma seiring jelang bulan Ramadan tahun 2024. Namun Anda bisa memilah kurma yang akan Anda beli karena kurma produk Israel tersebar di berbagai negara termasuk Indonesia.
Daftar 21 kurma produk Israel yang banyak beredar saat Ramadan | Foto : Pixabay
Internasional29 Februari 2024, 23:38 WIB

Innalillahi, Korban Meninggal Akibat Serangan Israel di Gaza Tembus 30 Ribu Jiwa

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Kamis 29 Februari 2024 menyebut jumlah kematian di Jalur Gaza sejak serangan Israel pada 7 Oktober lalu telah melampaui 30 ribu jiwa
Jumlah kematian di Jalur Gaza sejak serangan Israel pada 7 Oktober lalu telah melampaui 30 ribu jiwa | Foto: YouTube/Chiosphotos.gr
Nasional29 Februari 2024, 23:30 WIB

Stok Jagung Langka dan Mahal, PINSAR Desak Pemerintah Turun Tangan

Kalangan peternak ayam petelur yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Petelur Nasional mendesak pemerintah campur tangan
Stok Jagung langka | Foto : Pixabay
Sukabumi Memilih29 Februari 2024, 23:23 WIB

Golkar Rebut 2 Kursi, 9 Caleg Dapil 3 Diprediksi Lolos DPRD Kabupaten Sukabumi

Berikut daftar nama Caleg Dapil 3 yang diprediksi menduduki kursi DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2024-2029.
Daftar 9 Caleg Dapil 3 Kabupaten Sukabumi yang diprediksi lolos ke Jajaway. (Sumber : Sukabumi Update)
Nasional29 Februari 2024, 23:17 WIB

Ambang Batas Parlemen 4 Persen Tidak Berlaku Mulai 2029

Mahkamah Konstitusi (MK) menghapus ketentuan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen yang selama ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Hakim Mahkamah Konstitusi | Foto : Ist
Sukabumi29 Februari 2024, 23:03 WIB

Ratusan Warga Datangi Balai Desa Wanasari Sukabumi Pertanyakan Pemotongan BPNT

Ratusan warga Desa Wanasari Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi mendatangi kantor Desa Wanasari mempertanyakan kaitan adanya dugaan pemotongan BPNT, Kamis 29/2/2024.
Ratusan warga ontroh balai desa Wanasari Surade Sukabumi pertanyakan pemotongan BPNT | Foto : Ragil Gilang
Nasional29 Februari 2024, 22:42 WIB

Sindir Orang-orang Ribut Beras Mahal, Dedi Mulyadi: Saat Rokok & Skincare Naik Diam

Politisi Partai Gerindra, Dedi Mulyadi mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait jeritan masyarakat karena harga beras yang kian mahal.
Politisi Partai Gerindra, Dedi Mulyadi | Foto : Ist
Nasional29 Februari 2024, 22:35 WIB

KPU Rajin Langgar Kode Etik, Ini Fakta Pelanggaran dan Sanksi untuk Hasyim Asy'ari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari kembali menerima sanksi pelanggaran etik dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sanksi yang terbaru ini menjadi sanksi keempat yang diterima Hasyim.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari | Foto : Capture Youtube KPU RI