TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Ojol di Sukabumi Kena Order Fiktif ke Kantor Polsek, Polisi: Hati-hati Penipuan

Fitriansyah
Penulis
Rabu 23 Mar 2022, 18:28 WIB
Ojol di Sukabumi Kena Order Fiktif ke Kantor Polsek, Polisi: Hati-hati Penipuan

SUKABUMIUPDATE.com - Salah seorang driver ojek online atau Ojol di Kota Sukabumi, kembali jadi korban aksi penipuan modus order fiktif. Tak tanggung, dalam akunnya pelaku menggunakan foto pria berpakaian kepolisian dan order minta diantar ke Polsek Lembursitu, yang ternyata bohong.

Korban kemudian bercerita tentang kesialannya ini kepada sukabumiupdate.com. Menurut pria 28 tahun ini, Selasa 22 Maret 2022 sekitar pukul 13.00 WIB, menerima orderan dari seseorang yang menggunakan foto profil menggunakan seragam anggota kepolisian.

Setelah memenuhi semua orderan sesuai pesanan, korban langsung bergegas menuju lokasi pemesanan tepatnya di Kantor Polsek Lembursitu. Setelah tiba di lokasi, pelaku langsung memblokir aplikasinya. 

"Ordernya belanja kopi, kacang kulit, air mineral, mie Instan dan pulsa 45 ribu. Saya pun langsung membelinya sesuai pesanan, tetapi sampai di lokasi, pemesannya langsung menghilang, blokir aplikasi" ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (23/3/2022) 

Korban kemudian memutuskan untuk langsung menghampiri Kantor Polsek Lembursitu dan menanyakan anggota yang melakukan orderan. Namun tidak ada satupun anggota yang merasa memesan makanan. 

Baca Juga :

"Kata anggota polisi yang berjaga tidak ada yang memesan. Kata polisinya sudah ada beberapa Ojol mengalami hal serupa. Jadi bukan hanya saya yang kena tipu, terus terkait poto yang memakai seragam itu, mereka tidak tahu siapa," tuturnya. 

Pihak polsek menyarankan membuat laporkan penipuan tersebut ke Polres Sukabumi Kota.  "Anggota menyuruh membuat laporan, tetapi saya belum sempat karena dari pagi sibuk narik orderan, tapi InsyaAllah saya nanti akan laporan," ungkapnya. 

Kapolsek Lembursitu AKP Dedi Suryadi saat dimintai penjelasan soal kejadian ini langsung menegaskan tidak mengenal pria berseragam polisi pemesan orderan tersebut. "Bukan anggota kita, hati-hati penipuan, waspada," singkatnya.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini