Penutupan Alexis Momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi

[object Object]
Kamis 02 Nov 2017, 14:37 WIB
Penutupan Alexis Momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com – Ramainya penutupan hotel Alexis di Jakarta yang diduga dijadikan salah satu tempat prostitusi berkelas menjadi sorotan aktivis di Kabupaten Sukabumi.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi misalnya, dirinya menegaskan jika saat ini merupakan momentum bagi Kabupaten Sukabumi untuk melakukan langkah nyata seperti gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan. Ditambah, visi misi Kabupaten Sukabumi yang berkaitan erat dengan religiusnya sudah seharusnya dijadikan momentum membangun moral dan akhlak yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah.

"Kita ketahui bersama, bahwa langkah preventif harus segera di lakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi agar pencapaian dalam mengimplementasikan religiusitas masyarakat segera terlaksana," jelas Ketua GMNI Sukabumi, Dewek Sapta Anugrah, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (2/11/2017).

Apalagi, kata Dewek, sejauh ini ada beberapa tempat hiburan malam di Kabupaten Sukabumi seperti di wilayah selatan yang notabene berdekatan dengan pusat pemerintahan Kabupaten Sukabumi serta daerah pariwisata.

"Soal ini pemerintah perlu melakukan sentralisasi lokasi untuk hiburan malam, pusat pemerintahan maupun lokasi pariwisata, seperti yang dilakukan oleh pemerintah DKI Jakarta dulu di bawah kepemimpinan Ali Sadikin, dan beberapa negara juga melakukan hal serupa untuk menghindari perubahan cultural masyarakat yang ada sehingga tidak berimbas pada kerusakan moralitas masyarakat setempat," tegas Dewek.

Selain itu, lanjut Dewek, pemerintah melalui aparat terkait perlu melakukan penindakan dan pemantauan tempat-tempat hiburan malam yang ada, agar selain bisa dinikmati oleh wisatawan, juga penyerapan pendapatan daerah hasil dari pajak juga mampu terserap dengan baik. "Jika sentralisasi selesai, pemerintah bisa konsentrasi bekerja, begitupun dengan wisatawan dan penghasilan pajaknya," tutupnya.

Berita Terkini