SUKABUMIUPDATE.com – Gempa tektonik yang mengguncang Garut selatan, dan Pangandaran, Rabu (1/11/2017), sekitar pukul 12.39.35 WIB, sejauh ini tidak berdampak untuk wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FDSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri mengatakan, hingga kini untuk wilayah Palabuhanratu, dan sekitarnya, tidak berdampak, bahkan tak terasa adanya getaran gempa.
“Tidak terasa, belum ada laporan kerusakan dampak gempa tersebut,†ujar Okih, kepada sukabumiupdate.com, Kamis (2/11/2017).
BACA JUGA: Gempa Bumi Guncang Daerah Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi
Okih menjelaskan, berdasarkan hasil analisis update BMKG, menunjukan, bahwa gempa bumi berkekuatan M=4,9. Episenter, sambungnya, terletak pada koordinat 8,23 LS, dan 107,28 BT, atau tepatnya di laut, pada jarak 81 Km, arah barat daya, Kota Pamajalan, Kabupaten Garut Selatan, Provinsi Jawa Barat, pada kedalaman 48 Km.
“Dampak gempa bumi, berupa guncangan yang dilaporkan, dirasakan di Garut Selatan, dalam skala intensitas II MMI, dan di Pangandaran, III MMI. Di Pangandaran, masyarakat sempat panik, akibat guncangan yang terjadi secara tiba-tiba ini,†bebernya.
Sampai sejauh ini, lanjut dirinya, hasil monitoring BMKG, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
