SUKABUMIUPDATE.com - Proyek Pembangunan Pelabuhan Laut Pengumpan Regional (PLPR) di Pantai Karang Pamulang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selain ditengarai merubah objek wisata primadona masyarakat Palabuhanratu dan sekitarnya, kini juga banyak mengundang keprihatinan berbagai pihak.
Sejumlah aktivis, dan masyarakat pun mengadakan quiz di grup internal media sosial (Medsos) mereka. Quiz yang berhadiahkan menginap satu malam, dan makan gratis disalah satu hotel, serta rumah makan di Palabuhanratu ini diikuti sekitar ratusan anggota grup di Medsos Facebook bernama MyPalabuhanratu.
BACA JUGA:Â Soal PLPR, Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi Dinilai Berbohong dan Gagal Faham
"Tujuannya untuk menggali kenangan yang tersimpan di Karang Pamulang," jelas admin grup MyPalabuhanratu, Bayu Risnandar, kepada sukabumiupdate.com, Senin (4/9/2017).
Quiz tersebut, kata Bayu, dengan cara mengupload foto kenangan anggota grup pada saat (Anggota grup) bermain di objek wisata Karang Pamulang, sebelum (Pantai Karang Pamulang) dibangun PLPR. Nantinya, lanjut Bayu, dua orang terpilih atau pemenang, akan diumumkan pada Sabtu, 9 September 2017.
BACA JUGA:Â Soal PLPR Kabupaten Sukabumi, Ini Kata Kuasa Hukum Penggugat
"Hadiahnya dari saya, untuk fotonya silahkan apa saja yang berkaitan dengan kenangan mereka, seperti sedang berenang, surfing, atau apa saja," jelasnya.
Pantauan sukabumiupdate.com, kini PLPR tersebut sedang proses pengerjaan tahap kedua, setelah sebelumnya pembangunan yang sudah memakan biaya sekitar Rp15 M di tahap pertama ini menuai kontroversi bahkan masuk kepada gugatan PTUN Bandung, karena sengketa lahannya.